WhatsApp Icon
BAZNAS Kabupaten Sukabumi Raih Penghargaan BAZNAS Kabupaten Terbaik di Grand BAZNAS Award 2026

JAKARTA — Prestasi membanggakan diraih BAZNAS Kabupaten Sukabumi. Dalam ajang Grand BAZNAS Award 2026, BAZNAS Kabupaten Sukabumi menerima penghargaan pada kategori BAZNAS Kabupaten Terbaik, bersama empat BAZNAS kabupaten lainnya dari berbagai daerah di Indonesia.

Penghargaan tersebut diterima oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sukabumi, Dr. H. Unang Sudarma, S.H., M.Si., dalam acara Grand BAZNAS Award 2026 yang berlangsung pada 15 Oktober 2026 di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta.

Kegiatan penghargaan ini menjadi bagian dari rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS yang berlangsung pada 13–15 Oktober 2026. Forum tersebut menjadi momentum konsolidasi dan penguatan peran BAZNAS dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat secara nasional.

BAZNAS Kabupaten Sukabumi meraih penghargaan sebagai BAZNAS Kabupaten Terbaik dalam ajang Grand BAZNAS Award 2026. Penghargaan tersebut diraih bersama empat BAZNAS kabupaten lainnya, yaitu BAZNAS Kabupaten Kutai Timur, BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya, BAZNAS Kabupaten Rokan Hulu, BAZNAS Kabupaten Kampar.

Penghargaan ini menjadi kebanggaan bagi BAZNAS Kabupaten Sukabumi sekaligus pengingat bahwa kepercayaan publik harus terus dijaga melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah, profesional, transparan, serta akuntabel.

Ketua BAZNAS Kabupaten Sukabumi, Dr. H. Unang Sudarma, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur lembaga, mulai dari pimpinan, pelaksana, amil, hingga dukungan para muzaki, munfik, mustahik, pemerintah daerah, dan seluruh mitra yang selama ini bersinergi.

“Penghargaan ini bukan semata-mata tentang capaian sebuah lembaga, melainkan amanah untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan zakat dan pelayanan kepada masyarakat. Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan kepada BAZNAS Kabupaten Sukabumi,” ujarnya.

Ia menegaskan, capaian tersebut harus menjadi motivasi untuk memperkuat tata kelola kelembagaan, meningkatkan kualitas penghimpunan dan pendistribusian, serta memastikan manfaat zakat semakin dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

Bagi BAZNAS Kabupaten Sukabumi, penghargaan bukanlah garis akhir. Tantangan ke depan justru semakin besar, terutama dalam memperluas jangkauan pelayanan, memperkuat kepercayaan masyarakat, dan memastikan dana umat dikelola sesuai ketentuan syariat serta peraturan perundang-undangan.

Dengan semangat Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI, BAZNAS Kabupaten Sukabumi berkomitmen menjadikan capaian ini sebagai dorongan untuk terus berbenah dan menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi umat.

Sebab, penghargaan terbaik bukan hanya yang diterima di atas panggung, tetapi juga kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh dan manfaat zakat yang benar-benar dirasakan.

16/10/2026 | Kontributor: BAZNAS Kabupaten Sukabumi
Dari Perjalanan Ngalongok Dulur di Lembur, BAZNAS Hadir Bawa Bantuan untuk Warga Puncangbuluh

 

JAMPANGKULON — Perjalanan panjang menyusuri wilayah selatan Kabupaten Sukabumi dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156 tak sekadar menjadi agenda seremonial. Di Puncangbuluh, Kecamatan Jampangkulon, rombongan Ngalongok Dulur di Lembur juga membawa kepedulian untuk masyarakat melalui bantuan sosial dari BAZNAS Kabupaten Sukabumi.

Bantuan tersebut disalurkan dalam rangkaian perjalanan yang diikuti Bupati Sukabumi, Wakil Bupati, Forkopimda, para kepala perangkat daerah, serta ribuan peserta, Sabtu (19/9/2026).

BAZNAS Kabupaten Sukabumi turut mengambil bagian dengan menyalurkan bantuan berupa paket kebutuhan pokok serta dukungan air bersih kepada masyarakat di sejumlah titik yang dilalui rombongan. Puncangbuluh menjadi salah satu lokasi penyaluran bantuan tersebut.

Kehadiran bantuan ini menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS untuk memastikan momentum Hari Jadi Kabupaten Sukabumi tidak hanya dirasakan sebagai perayaan, tetapi juga menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.

Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Sukabumi, H. M. Afrizal Adhi P., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya memperkuat hubungan antara lembaga zakat dengan masyarakat.

“Ngalongok dulur bukan hanya tentang datang dan menyapa masyarakat. Yang lebih penting adalah bagaimana kehadiran kita bisa membawa manfaat, meskipun sederhana. Bantuan yang disalurkan ini merupakan bagian dari amanah zakat, infak dan sedekah yang dititipkan masyarakat melalui BAZNAS,” ujarnya.

Menurut Afrizal, keterlibatan BAZNAS dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156 juga menjadi momentum untuk memperluas manfaat dana umat hingga ke berbagai pelosok daerah.

Perjalanan Ngalongok Dulur di Lembur sendiri menjadi ruang untuk mendekatkan pemerintah dan berbagai unsur masyarakat. Dari satu wilayah ke wilayah lainnya, rombongan menyapa warga sekaligus melihat secara langsung kondisi masyarakat di lapangan.

Bagi BAZNAS, kehadiran di tengah masyarakat menjadi bagian penting dari kerja-kerja pendistribusian dan pendayagunaan. Sebab, zakat, infak dan sedekah tidak berhenti sebagai penghimpunan, tetapi harus kembali dirasakan manfaatnya oleh mereka yang membutuhkan.

“Semoga momentum Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156 semakin memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian. Mudah-mudahan apa yang kami salurkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi keberkahan bagi para muzaki dan donatur,” kata Afrizal.

Dari Puncangbuluh, perjalanan kemudian berlanjut menuju titik berikutnya. Namun pesan yang dibawa tetap sama: merayakan hari jadi bukan hanya dengan kemeriahan, tetapi juga dengan menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

 
25/09/2026 | Kontributor: BAZNAS Kabupaten Sukabumi
Ribuan Peserta Ngalongok Dulur Singgah di Jampangkulon, BAZNAS Bagikan Bantuan untuk Warga

 

JAMPANGKULON — Suasana Alun-Alun Jampangkulon terasa berbeda pada Sabtu (19/9/2026). Ribuan peserta Ngalongok Dulur di Lembur dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156 memadati kawasan tersebut. Di tengah kemeriahan itu, BAZNAS Kabupaten Sukabumi menghadirkan aksi sosial melalui penyaluran bantuan bagi masyarakat.

Rombongan yang terdiri dari Bupati Sukabumi, Wakil Bupati, Forkopimda, para kepala perangkat daerah dan masyarakat tersebut menjadikan Alun-Alun Jampangkulon sebagai salah satu titik persinggahan dalam perjalanan menyusuri wilayah selatan Kabupaten Sukabumi.

Di titik ini, BAZNAS Kabupaten Sukabumi turut menyerahkan bantuan sosial berupa paket kebutuhan pokok dan dukungan air bersih sebagai bagian dari rangkaian kepedulian sosial memperingati Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156.

Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Sukabumi, H. M. Afrizal Adhi P., mengatakan kehadiran BAZNAS dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi untuk menghadirkan manfaat yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Momentum Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ini kami maknai sebagai kesempatan untuk memperkuat silaturahmi sekaligus berbagi. Ketika kita hadir bersama masyarakat, maka ada pesan bahwa pembangunan dan kemajuan daerah juga harus berjalan seiring dengan kepedulian sosial,” kata Afrizal.

Menurutnya, bantuan yang disalurkan BAZNAS bersumber dari amanah masyarakat yang ditunaikan melalui zakat, infak dan sedekah. Karena itu, setiap penyaluran diupayakan agar benar-benar memberikan manfaat bagi penerima.

Dalam rangkaian Ngalongok Dulur di Lembur, BAZNAS Kabupaten Sukabumi menyiapkan bantuan sosial di sejumlah titik perjalanan. Secara keseluruhan, sebanyak 500 paket bantuan disalurkan dalam kegiatan tersebut, disertai dukungan air bersih bagi masyarakat di lokasi yang membutuhkan.

Kehadiran BAZNAS di Alun-Alun Jampangkulon pun menjadi bagian dari wajah lain perayaan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi. Di balik perjalanan ribuan peserta dan kemeriahan kegiatan, terdapat pesan tentang berbagi dan memperkuat kepedulian terhadap sesama.

“Harapannya, kebersamaan seperti ini terus tumbuh. Pemerintah, lembaga zakat, masyarakat dan seluruh unsur lainnya bisa bergerak bersama sehingga setiap momentum daerah tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga meninggalkan manfaat nyata,” ujar Afrizal.

Dari Jampangkulon, perjalanan Ngalongok Dulur di Lembur kemudian berlanjut menuju titik berikutnya. Sementara bagi BAZNAS, perjalanan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar untuk terus mendekatkan amanah dana umat kepada masyarakat yang membutuhkan.

 
25/09/2026 | Kontributor: BAZNAS Kabupaten Sukabumi
Ngalongok Dulur di Lembur, BAZNAS Tebar 500 Paket Sembako di Sepanjang Jelajah Sukabumi

 

Sukabumi – Semarak Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156 tidak hanya berlangsung di pusat pemerintahan. Semangat menyapa dan berbagi dengan masyarakat turut hadir melalui kegiatan touring bertajuk “Ngalongok Dulur di Lembur”, yang menyusuri sejumlah wilayah Kabupaten Sukabumi dan dirangkaikan dengan aksi sosial bagi masyarakat.

Kegiatan yang diikuti Bupati Sukabumi, Wakil Bupati Sukabumi, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala perangkat daerah, serta ribuan peserta tersebut mengambil titik keberangkatan dari Asrama Haji Cikembang. Rombongan kemudian bergerak menuju sejumlah titik pemberhentian, yakni Alun-Alun Jampang Tengah, Puncangbuluh Jampangkulon, Alun-Alun Jampangkulon, Pasar Surade, hingga Sekolah Dasar Ciracap.

Di setiap titik pemberhentian, kegiatan tidak hanya diisi dengan silaturahmi dan menyapa masyarakat. BAZNAS Kabupaten Sukabumi turut menghadirkan kepedulian sosial melalui distribusi bantuan air bersih dan paket sembako kepada masyarakat.

Secara keseluruhan, sebanyak 500 paket sembako disalurkan BAZNAS Kabupaten Sukabumi dalam rangkaian kegiatan tersebut. Bantuan diberikan sebagai bagian dari upaya menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah secara langsung di tengah masyarakat.

Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Sukabumi, H. M. Afrizal Adhi P., hadir mewakili BAZNAS Kabupaten Sukabumi bersama jajaran kepala divisi dan staf.

Menurut Afrizal, momentum Hari Jadi Kabupaten Sukabumi menjadi kesempatan penting untuk memperkuat kedekatan antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat. Semangat “Ngalongok Dulur di Lembur”, menurutnya, tidak berhenti pada perjalanan mengunjungi sejumlah wilayah, tetapi juga perlu diwujudkan melalui kepedulian dan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Ngalongok Dulur di Lembur ini memiliki makna yang sangat baik, yaitu bagaimana kita benar-benar hadir dan menyapa saudara-saudara kita di berbagai wilayah. BAZNAS ingin menjadikan momentum ini bukan hanya sebagai kegiatan silaturahmi, tetapi juga sebagai kesempatan untuk menghadirkan manfaat melalui zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan masyarakat kepada BAZNAS,” ujar Afrizal.

Ia menambahkan, penyaluran bantuan di berbagai titik merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk memastikan dana umat dapat kembali dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.

“Ada 500 paket sembako yang kita distribusikan dalam rangkaian kegiatan ini. Mudah-mudahan bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi penerima. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada para muzaki dan masyarakat yang terus mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS Kabupaten Sukabumi,” tambahnya.

Selain bantuan sembako, BAZNAS juga turut mendistribusikan air bersih sebagai bentuk respons terhadap kebutuhan masyarakat di sejumlah wilayah yang mengalami keterbatasan sumber air.

Kehadiran BAZNAS dalam rangkaian “Ngalongok Dulur di Lembur” sekaligus memperlihatkan bahwa peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi dapat menjadi momentum memperkuat gotong royong dan kepedulian sosial. Pemerintah, lembaga, dan masyarakat bergerak bersama menyambangi berbagai pelosok daerah sekaligus menghadirkan bantuan bagi warga.

Rangkaian touring berlangsung lancar dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat di sepanjang perjalanan. Ribuan peserta bersama jajaran pemerintah daerah turut menyemarakkan kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156 tersebut.

Bagi BAZNAS Kabupaten Sukabumi, perjalanan “Ngalongok Dulur di Lembur” bukan sekadar menyusuri jalan dan mengunjungi sejumlah wilayah, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar untuk memastikan amanah zakat, infak, dan sedekah hadir lebih dekat dengan masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi mereka yang membutuhkan.

 
23/09/2026 | Kontributor: BAZNAS Kabupaten Sukabumi
Dari Pengukuran Menuju Langkah Baru, BAZNAS Sukabumi Serahkan Kaki Palsu kepada Penerima Manfaat

 

Sukabumi – Senyum bahagia terpancar dari wajah para penerima manfaat saat menerima dan mencoba kaki palsu yang telah disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Setelah sebelumnya menjalani proses pengukuran, bantuan alat bantu tersebut akhirnya diserahkan dan dipasang di Gedung 1.000 BAZNAS Kabupaten Sukabumi, Senin (11/8/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut merupakan kelanjutan dari program bantuan kaki palsu dan sepatu Ankle Foot Orthosis (AFO) yang difasilitasi BAZNAS Kabupaten Sukabumi bersama Aliansi Perempuan Disabilitas dan Lansia (APDL) Jawa Barat.

Sebelumnya, pada 3 Agustus 2026, para calon penerima manfaat telah menjalani pemeriksaan dan pengukuran untuk memastikan alat bantu yang diberikan sesuai dengan kondisi fisik masing-masing. Tahapan tersebut kemudian dilanjutkan dengan penyerahan dan pemasangan kaki palsu kepada penerima manfaat.

Suasana haru dan bahagia terlihat selama proses pemasangan. Para penerima manfaat bersama keluarga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Sukabumi serta para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS.

Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Sukabumi, M. Kamaluddin, S.Th.I., M.Pd., mengatakan bahwa bantuan tersebut bukan sekadar pemberian alat bantu, tetapi merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS untuk menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Hari ini kita melihat secara langsung bagaimana amanah zakat, infak, dan sedekah dapat berubah menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi kehidupan masyarakat. Kaki palsu ini bukan hanya alat bantu untuk bergerak, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar untuk mengembalikan kemandirian, kepercayaan diri, dan semangat penerima manfaat dalam menjalani kehidupannya," ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para muzaki yang telah menitipkan amanahnya melalui BAZNAS Kabupaten Sukabumi serta kepada APDL Jawa Barat yang turut mendukung proses penyediaan alat bantu tersebut.

"Kami berterima kasih kepada seluruh muzaki dan mitra yang telah ikut menghadirkan kebahagiaan ini. Semoga apa yang diberikan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi penerima dan menjadi amal kebaikan bagi seluruh pihak yang terlibat," tambahnya.

Kegiatan penyerahan dan pemasangan berlangsung lancar. Setelah alat bantu terpasang, penerima manfaat dan keluarga tampak antusias melihat hasilnya. Momen tersebut menjadi pengingat bahwa di balik setiap zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan melalui BAZNAS, terdapat harapan dan kehidupan masyarakat yang dapat terbantu.

BAZNAS Kabupaten Sukabumi berkomitmen untuk terus mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah melalui program pendistribusian dan pendayagunaan yang tepat sasaran, termasuk memberikan dukungan bagi penyandang disabilitas agar dapat menjalani kehidupan secara lebih mandiri dan produktif.

11/08/2026 | Kontributor: BAZNAS Kabupaten Sukabumi

Berita Terbaru

BAZNAS Kabupaten Sukabumi Raih Penghargaan BAZNAS Kabupaten Terbaik di Grand BAZNAS Award 2026
BAZNAS Kabupaten Sukabumi Raih Penghargaan BAZNAS Kabupaten Terbaik di Grand BAZNAS Award 2026
JAKARTA — Prestasi membanggakan diraih BAZNAS Kabupaten Sukabumi. Dalam ajang Grand BAZNAS Award 2026, BAZNAS Kabupaten Sukabumi menerima penghargaan pada kategori BAZNAS Kabupaten Terbaik, bersama empat BAZNAS kabupaten lainnya dari berbagai daerah di Indonesia. Penghargaan tersebut diterima oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Sukabumi, Dr. H. Unang Sudarma, S.H., M.Si., dalam acara Grand BAZNAS Award 2026 yang berlangsung pada 15 Oktober 2026 di Hotel Grand Mercure Kemayoran, Jakarta. Kegiatan penghargaan ini menjadi bagian dari rangkaian Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) BAZNAS yang berlangsung pada 13–15 Oktober 2026. Forum tersebut menjadi momentum konsolidasi dan penguatan peran BAZNAS dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat secara nasional. BAZNAS Kabupaten Sukabumi meraih penghargaan sebagai BAZNAS Kabupaten Terbaik dalam ajang Grand BAZNAS Award 2026. Penghargaan tersebut diraih bersama empat BAZNAS kabupaten lainnya, yaitu BAZNAS Kabupaten Kutai Timur, BAZNAS Kabupaten Tasikmalaya, BAZNAS Kabupaten Rokan Hulu, BAZNAS Kabupaten Kampar. Penghargaan ini menjadi kebanggaan bagi BAZNAS Kabupaten Sukabumi sekaligus pengingat bahwa kepercayaan publik harus terus dijaga melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah, profesional, transparan, serta akuntabel. Ketua BAZNAS Kabupaten Sukabumi, Dr. H. Unang Sudarma, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur lembaga, mulai dari pimpinan, pelaksana, amil, hingga dukungan para muzaki, munfik, mustahik, pemerintah daerah, dan seluruh mitra yang selama ini bersinergi. “Penghargaan ini bukan semata-mata tentang capaian sebuah lembaga, melainkan amanah untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan zakat dan pelayanan kepada masyarakat. Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan kepada BAZNAS Kabupaten Sukabumi,” ujarnya. Ia menegaskan, capaian tersebut harus menjadi motivasi untuk memperkuat tata kelola kelembagaan, meningkatkan kualitas penghimpunan dan pendistribusian, serta memastikan manfaat zakat semakin dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. Bagi BAZNAS Kabupaten Sukabumi, penghargaan bukanlah garis akhir. Tantangan ke depan justru semakin besar, terutama dalam memperluas jangkauan pelayanan, memperkuat kepercayaan masyarakat, dan memastikan dana umat dikelola sesuai ketentuan syariat serta peraturan perundang-undangan. Dengan semangat Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI, BAZNAS Kabupaten Sukabumi berkomitmen menjadikan capaian ini sebagai dorongan untuk terus berbenah dan menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi umat. Sebab, penghargaan terbaik bukan hanya yang diterima di atas panggung, tetapi juga kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh dan manfaat zakat yang benar-benar dirasakan.
BERITA16/10/2026 | BAZNAS Kabupaten Sukabumi
Dari Perjalanan Ngalongok Dulur di Lembur, BAZNAS Hadir Bawa Bantuan untuk Warga Puncangbuluh
Dari Perjalanan Ngalongok Dulur di Lembur, BAZNAS Hadir Bawa Bantuan untuk Warga Puncangbuluh
JAMPANGKULON — Perjalanan panjang menyusuri wilayah selatan Kabupaten Sukabumi dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156 tak sekadar menjadi agenda seremonial. Di Puncangbuluh, Kecamatan Jampangkulon, rombongan Ngalongok Dulur di Lembur juga membawa kepedulian untuk masyarakat melalui bantuan sosial dari BAZNAS Kabupaten Sukabumi. Bantuan tersebut disalurkan dalam rangkaian perjalanan yang diikuti Bupati Sukabumi, Wakil Bupati, Forkopimda, para kepala perangkat daerah, serta ribuan peserta, Sabtu (19/9/2026). BAZNAS Kabupaten Sukabumi turut mengambil bagian dengan menyalurkan bantuan berupa paket kebutuhan pokok serta dukungan air bersih kepada masyarakat di sejumlah titik yang dilalui rombongan. Puncangbuluh menjadi salah satu lokasi penyaluran bantuan tersebut. Kehadiran bantuan ini menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS untuk memastikan momentum Hari Jadi Kabupaten Sukabumi tidak hanya dirasakan sebagai perayaan, tetapi juga menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat. Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Sukabumi, H. M. Afrizal Adhi P., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya memperkuat hubungan antara lembaga zakat dengan masyarakat. “Ngalongok dulur bukan hanya tentang datang dan menyapa masyarakat. Yang lebih penting adalah bagaimana kehadiran kita bisa membawa manfaat, meskipun sederhana. Bantuan yang disalurkan ini merupakan bagian dari amanah zakat, infak dan sedekah yang dititipkan masyarakat melalui BAZNAS,” ujarnya. Menurut Afrizal, keterlibatan BAZNAS dalam rangkaian Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156 juga menjadi momentum untuk memperluas manfaat dana umat hingga ke berbagai pelosok daerah. Perjalanan Ngalongok Dulur di Lembur sendiri menjadi ruang untuk mendekatkan pemerintah dan berbagai unsur masyarakat. Dari satu wilayah ke wilayah lainnya, rombongan menyapa warga sekaligus melihat secara langsung kondisi masyarakat di lapangan. Bagi BAZNAS, kehadiran di tengah masyarakat menjadi bagian penting dari kerja-kerja pendistribusian dan pendayagunaan. Sebab, zakat, infak dan sedekah tidak berhenti sebagai penghimpunan, tetapi harus kembali dirasakan manfaatnya oleh mereka yang membutuhkan. “Semoga momentum Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156 semakin memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian. Mudah-mudahan apa yang kami salurkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi keberkahan bagi para muzaki dan donatur,” kata Afrizal. Dari Puncangbuluh, perjalanan kemudian berlanjut menuju titik berikutnya. Namun pesan yang dibawa tetap sama: merayakan hari jadi bukan hanya dengan kemeriahan, tetapi juga dengan menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
BERITA25/09/2026 | BAZNAS Kabupaten Sukabumi
Ribuan Peserta Ngalongok Dulur Singgah di Jampangkulon, BAZNAS Bagikan Bantuan untuk Warga
Ribuan Peserta Ngalongok Dulur Singgah di Jampangkulon, BAZNAS Bagikan Bantuan untuk Warga
JAMPANGKULON — Suasana Alun-Alun Jampangkulon terasa berbeda pada Sabtu (19/9/2026). Ribuan peserta Ngalongok Dulur di Lembur dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156 memadati kawasan tersebut. Di tengah kemeriahan itu, BAZNAS Kabupaten Sukabumi menghadirkan aksi sosial melalui penyaluran bantuan bagi masyarakat. Rombongan yang terdiri dari Bupati Sukabumi, Wakil Bupati, Forkopimda, para kepala perangkat daerah dan masyarakat tersebut menjadikan Alun-Alun Jampangkulon sebagai salah satu titik persinggahan dalam perjalanan menyusuri wilayah selatan Kabupaten Sukabumi. Di titik ini, BAZNAS Kabupaten Sukabumi turut menyerahkan bantuan sosial berupa paket kebutuhan pokok dan dukungan air bersih sebagai bagian dari rangkaian kepedulian sosial memperingati Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156. Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Sukabumi, H. M. Afrizal Adhi P., mengatakan kehadiran BAZNAS dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi untuk menghadirkan manfaat yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. “Momentum Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ini kami maknai sebagai kesempatan untuk memperkuat silaturahmi sekaligus berbagi. Ketika kita hadir bersama masyarakat, maka ada pesan bahwa pembangunan dan kemajuan daerah juga harus berjalan seiring dengan kepedulian sosial,” kata Afrizal. Menurutnya, bantuan yang disalurkan BAZNAS bersumber dari amanah masyarakat yang ditunaikan melalui zakat, infak dan sedekah. Karena itu, setiap penyaluran diupayakan agar benar-benar memberikan manfaat bagi penerima. Dalam rangkaian Ngalongok Dulur di Lembur, BAZNAS Kabupaten Sukabumi menyiapkan bantuan sosial di sejumlah titik perjalanan. Secara keseluruhan, sebanyak 500 paket bantuan disalurkan dalam kegiatan tersebut, disertai dukungan air bersih bagi masyarakat di lokasi yang membutuhkan. Kehadiran BAZNAS di Alun-Alun Jampangkulon pun menjadi bagian dari wajah lain perayaan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi. Di balik perjalanan ribuan peserta dan kemeriahan kegiatan, terdapat pesan tentang berbagi dan memperkuat kepedulian terhadap sesama. “Harapannya, kebersamaan seperti ini terus tumbuh. Pemerintah, lembaga zakat, masyarakat dan seluruh unsur lainnya bisa bergerak bersama sehingga setiap momentum daerah tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga meninggalkan manfaat nyata,” ujar Afrizal. Dari Jampangkulon, perjalanan Ngalongok Dulur di Lembur kemudian berlanjut menuju titik berikutnya. Sementara bagi BAZNAS, perjalanan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar untuk terus mendekatkan amanah dana umat kepada masyarakat yang membutuhkan.
BERITA25/09/2026 | BAZNAS Kabupaten Sukabumi
Ngalongok Dulur di Lembur, BAZNAS Tebar 500 Paket Sembako di Sepanjang Jelajah Sukabumi
Ngalongok Dulur di Lembur, BAZNAS Tebar 500 Paket Sembako di Sepanjang Jelajah Sukabumi
Sukabumi – Semarak Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156 tidak hanya berlangsung di pusat pemerintahan. Semangat menyapa dan berbagi dengan masyarakat turut hadir melalui kegiatan touring bertajuk “Ngalongok Dulur di Lembur”, yang menyusuri sejumlah wilayah Kabupaten Sukabumi dan dirangkaikan dengan aksi sosial bagi masyarakat. Kegiatan yang diikuti Bupati Sukabumi, Wakil Bupati Sukabumi, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala perangkat daerah, serta ribuan peserta tersebut mengambil titik keberangkatan dari Asrama Haji Cikembang. Rombongan kemudian bergerak menuju sejumlah titik pemberhentian, yakni Alun-Alun Jampang Tengah, Puncangbuluh Jampangkulon, Alun-Alun Jampangkulon, Pasar Surade, hingga Sekolah Dasar Ciracap. Di setiap titik pemberhentian, kegiatan tidak hanya diisi dengan silaturahmi dan menyapa masyarakat. BAZNAS Kabupaten Sukabumi turut menghadirkan kepedulian sosial melalui distribusi bantuan air bersih dan paket sembako kepada masyarakat. Secara keseluruhan, sebanyak 500 paket sembako disalurkan BAZNAS Kabupaten Sukabumi dalam rangkaian kegiatan tersebut. Bantuan diberikan sebagai bagian dari upaya menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah secara langsung di tengah masyarakat. Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Sukabumi, H. M. Afrizal Adhi P., hadir mewakili BAZNAS Kabupaten Sukabumi bersama jajaran kepala divisi dan staf. Menurut Afrizal, momentum Hari Jadi Kabupaten Sukabumi menjadi kesempatan penting untuk memperkuat kedekatan antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat. Semangat “Ngalongok Dulur di Lembur”, menurutnya, tidak berhenti pada perjalanan mengunjungi sejumlah wilayah, tetapi juga perlu diwujudkan melalui kepedulian dan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat. “Ngalongok Dulur di Lembur ini memiliki makna yang sangat baik, yaitu bagaimana kita benar-benar hadir dan menyapa saudara-saudara kita di berbagai wilayah. BAZNAS ingin menjadikan momentum ini bukan hanya sebagai kegiatan silaturahmi, tetapi juga sebagai kesempatan untuk menghadirkan manfaat melalui zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan masyarakat kepada BAZNAS,” ujar Afrizal. Ia menambahkan, penyaluran bantuan di berbagai titik merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk memastikan dana umat dapat kembali dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. “Ada 500 paket sembako yang kita distribusikan dalam rangkaian kegiatan ini. Mudah-mudahan bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi penerima. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada para muzaki dan masyarakat yang terus mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS Kabupaten Sukabumi,” tambahnya. Selain bantuan sembako, BAZNAS juga turut mendistribusikan air bersih sebagai bentuk respons terhadap kebutuhan masyarakat di sejumlah wilayah yang mengalami keterbatasan sumber air. Kehadiran BAZNAS dalam rangkaian “Ngalongok Dulur di Lembur” sekaligus memperlihatkan bahwa peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi dapat menjadi momentum memperkuat gotong royong dan kepedulian sosial. Pemerintah, lembaga, dan masyarakat bergerak bersama menyambangi berbagai pelosok daerah sekaligus menghadirkan bantuan bagi warga. Rangkaian touring berlangsung lancar dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat di sepanjang perjalanan. Ribuan peserta bersama jajaran pemerintah daerah turut menyemarakkan kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156 tersebut. Bagi BAZNAS Kabupaten Sukabumi, perjalanan “Ngalongok Dulur di Lembur” bukan sekadar menyusuri jalan dan mengunjungi sejumlah wilayah, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar untuk memastikan amanah zakat, infak, dan sedekah hadir lebih dekat dengan masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi mereka yang membutuhkan.
BERITA23/09/2026 | BAZNAS Kabupaten Sukabumi
Dari Pengukuran Menuju Langkah Baru, BAZNAS Sukabumi Serahkan Kaki Palsu kepada Penerima Manfaat
Dari Pengukuran Menuju Langkah Baru, BAZNAS Sukabumi Serahkan Kaki Palsu kepada Penerima Manfaat
Sukabumi – Senyum bahagia terpancar dari wajah para penerima manfaat saat menerima dan mencoba kaki palsu yang telah disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Setelah sebelumnya menjalani proses pengukuran, bantuan alat bantu tersebut akhirnya diserahkan dan dipasang di Gedung 1.000 BAZNAS Kabupaten Sukabumi, Senin (11/8/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut merupakan kelanjutan dari program bantuan kaki palsu dan sepatu Ankle Foot Orthosis (AFO) yang difasilitasi BAZNAS Kabupaten Sukabumi bersama Aliansi Perempuan Disabilitas dan Lansia (APDL) Jawa Barat. Sebelumnya, pada 3 Agustus 2026, para calon penerima manfaat telah menjalani pemeriksaan dan pengukuran untuk memastikan alat bantu yang diberikan sesuai dengan kondisi fisik masing-masing. Tahapan tersebut kemudian dilanjutkan dengan penyerahan dan pemasangan kaki palsu kepada penerima manfaat. Suasana haru dan bahagia terlihat selama proses pemasangan. Para penerima manfaat bersama keluarga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Sukabumi serta para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS. Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Sukabumi, M. Kamaluddin, S.Th.I., M.Pd., mengatakan bahwa bantuan tersebut bukan sekadar pemberian alat bantu, tetapi merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS untuk menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. "Hari ini kita melihat secara langsung bagaimana amanah zakat, infak, dan sedekah dapat berubah menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi kehidupan masyarakat. Kaki palsu ini bukan hanya alat bantu untuk bergerak, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar untuk mengembalikan kemandirian, kepercayaan diri, dan semangat penerima manfaat dalam menjalani kehidupannya," ujarnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para muzaki yang telah menitipkan amanahnya melalui BAZNAS Kabupaten Sukabumi serta kepada APDL Jawa Barat yang turut mendukung proses penyediaan alat bantu tersebut. "Kami berterima kasih kepada seluruh muzaki dan mitra yang telah ikut menghadirkan kebahagiaan ini. Semoga apa yang diberikan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi penerima dan menjadi amal kebaikan bagi seluruh pihak yang terlibat," tambahnya. Kegiatan penyerahan dan pemasangan berlangsung lancar. Setelah alat bantu terpasang, penerima manfaat dan keluarga tampak antusias melihat hasilnya. Momen tersebut menjadi pengingat bahwa di balik setiap zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan melalui BAZNAS, terdapat harapan dan kehidupan masyarakat yang dapat terbantu. BAZNAS Kabupaten Sukabumi berkomitmen untuk terus mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah melalui program pendistribusian dan pendayagunaan yang tepat sasaran, termasuk memberikan dukungan bagi penyandang disabilitas agar dapat menjalani kehidupan secara lebih mandiri dan produktif.
BERITA11/08/2026 | BAZNAS Kabupaten Sukabumi
Tiga Bulan Dilanda Kekeringan, BAZNAS Salurkan 96.000 Liter Air Bersih untuk Lebih dari 10 Ribu Warga Sukabumi
Tiga Bulan Dilanda Kekeringan, BAZNAS Salurkan 96.000 Liter Air Bersih untuk Lebih dari 10 Ribu Warga Sukabumi
Sukabumi – Krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sukabumi selama hampir tiga bulan mendapat perhatian serius dari BAZNAS RI bersama BAZNAS Kabupaten Sukabumi. Melalui kolaborasi tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), sebanyak 96.000 liter air bersih berhasil disalurkan kepada 2.573 kepala keluarga (KK) atau sekitar 10.526 jiwa yang terdampak kekeringan sejak 29 Juli hingga 2 Agustus 2026. Distribusi air bersih dilakukan di sejumlah kecamatan yang mengalami penurunan ketersediaan air akibat mengeringnya sumur warga dan terbatasnya sumber mata air. Wilayah penerima bantuan meliputi Kecamatan Nyalindung, Cicantayan, Cikembar, Cibadak, Gegerbitung, Cisaat, Bantargadung, hingga Palabuhanratu. Ketua BAZNAS Kabupaten Sukabumi, Dr. H. Unang Sudarma, S.H., M.Si., mengatakan bahwa penyediaan air bersih menjadi salah satu layanan kemanusiaan yang diprioritaskan ketika masyarakat mengalami krisis akibat musim kemarau. "Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang tidak dapat ditunda. Karena itu, BAZNAS hadir untuk memastikan masyarakat yang terdampak tetap memperoleh akses air bersih sambil terus berkoordinasi dengan berbagai pihak dalam penanganan kekeringan," ujarnya. Selama lima hari pelaksanaan, tim gabungan BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Sukabumi mengoperasikan armada distribusi dengan dukungan personel BAZNAS Tanggap Bencana dan relawan. Sebanyak 12 tangki air berkapasitas masing-masing 8.000 liter berhasil disalurkan langsung ke lokasi-lokasi yang mengalami krisis air bersih. Selain memenuhi kebutuhan harian masyarakat, distribusi air bersih juga menjadi bentuk kehadiran BAZNAS dalam memberikan layanan cepat terhadap persoalan kemanusiaan yang dihadapi masyarakat. BAZNAS RI bersama BAZNAS Kabupaten Sukabumi akan melanjutkan distribusi air bersih ke sejumlah wilayah pada 3 Agustus 2026, di antaranya Kecamatan Cicantayan, Bantargadung, dan Palabuhanratu. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi hingga kondisi kembali normal.
BERITA03/08/2026 | BAZNAS Kabupaten Sukabumi
Saat Sumur Mengering, BAZNAS Hadir Membawa Air dan Harapan bagi Warga Sukabumi
Saat Sumur Mengering, BAZNAS Hadir Membawa Air dan Harapan bagi Warga Sukabumi
Sukabumi – Kemarau yang berkepanjangan telah mengeringkan sumur-sumur warga di sejumlah wilayah Kabupaten Sukabumi. Selama hampir tiga bulan terakhir, ribuan masyarakat harus menghadapi keterbatasan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari memasak, mandi, hingga keperluan sanitasi. Merespons kondisi tersebut, BAZNAS RI bersama BAZNAS Kabupaten Sukabumi melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bergerak menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah titik terdampak sejak 29 Juli hingga 2 Agustus 2026. Selama lima hari pelaksanaan, sebanyak 96.000 liter air bersih berhasil didistribusikan kepada 2.573 kepala keluarga (KK) atau sekitar 10.526 jiwa yang tersebar di Kecamatan Nyalindung, Cicantayan, Cikembar, Cibadak, Gegerbitung, Cisaat, Bantargadung, dan Palabuhanratu. Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Sukabumi Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, M. Taufiq, S.E., M.Pd., mengatakan bahwa layanan air bersih merupakan salah satu bentuk respons cepat BAZNAS dalam membantu masyarakat menghadapi dampak musim kemarau. "Air bersih merupakan kebutuhan paling mendasar. Ketika masyarakat kesulitan mendapatkannya, BAZNAS harus hadir secepat mungkin. Melalui kolaborasi dengan BAZNAS RI, kami berupaya memastikan bantuan air bersih dapat menjangkau wilayah-wilayah yang paling membutuhkan sehingga aktivitas masyarakat tetap dapat berjalan," ujarnya. Menurut Taufiq, distribusi bantuan tidak hanya berorientasi pada jumlah air yang disalurkan, tetapi juga memastikan pelayanan dilakukan secara tepat sasaran berdasarkan kebutuhan di lapangan. Karena itu, koordinasi dengan pemerintah desa, relawan, dan masyarakat terus dilakukan selama proses distribusi berlangsung. Kegiatan tersebut melibatkan personel BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Sukabumi, serta relawan dengan dukungan armada operasional yang bergerak langsung ke lokasi-lokasi terdampak. Selama pelaksanaan, sebanyak 12 tangki air berkapasitas 8.000 liter berhasil disalurkan kepada masyarakat. BAZNAS Kabupaten Sukabumi memastikan distribusi air bersih akan terus dilakukan selama kondisi kekeringan masih berlangsung. Penyaluran lanjutan telah dijadwalkan ke sejumlah wilayah yang masih mengalami krisis air sebagai bagian dari komitmen BAZNAS dalam memberikan layanan kemanusiaan yang cepat, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Bagi ribuan warga yang selama berbulan-bulan menghadapi keterbatasan air bersih, setiap tangki air yang datang bukan hanya memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga menghadirkan harapan bahwa kepedulian dan semangat gotong royong masih terus mengalir di tengah musim kemarau.
BERITA03/08/2026 | BAZNAS Kabupaten Sukabumi
Tak Sekadar Alat Bantu, BAZNAS Bantu Penyandang Disabilitas Kembali Melangkah
Tak Sekadar Alat Bantu, BAZNAS Bantu Penyandang Disabilitas Kembali Melangkah
Sukabumi – Sembilan penyandang disabilitas di Kabupaten Sukabumi selangkah lebih dekat untuk kembali memperoleh kemandirian dalam beraktivitas. BAZNAS Kabupaten Sukabumi memfasilitasi proses pengukuran kaki palsu dan sepatu Ankle Foot Orthosis (AFO) bagi para calon penerima manfaat di Gedung 1.000 BAZNAS Kabupaten Sukabumi, Senin (3/8/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program layanan kesehatan BAZNAS yang bekerja sama dengan Aliansi Perempuan Disabilitas dan Lansia (APDL) Jawa Barat. Tim APDL melakukan pemeriksaan dan pengukuran secara langsung untuk memastikan alat bantu yang akan diberikan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing penerima. Dari sembilan penerima manfaat, sebanyak lima orang menjalani pengukuran kaki palsu di bawah lutut, dua orang untuk kaki palsu di atas lutut, serta dua orang anak menjalani pengukuran sepatu AFO yang berfungsi membantu menopang dan memperbaiki fungsi gerak kaki. Kegiatan pengukuran didampingi oleh Kepala Divisi Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Sukabumi sebagai bagian dari proses pendampingan kepada para penerima manfaat hingga alat bantu tersebut dapat digunakan. Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Sukabumi Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, M. Taufiq, S.E., M.Pd., mengatakan bahwa program bantuan alat bantu disabilitas merupakan salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah yang bertujuan mengembalikan kemandirian serta meningkatkan kualitas hidup mustahik. "Dana zakat, infak, dan sedekah yang diamanahkan kepada BAZNAS tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga menghadirkan harapan baru bagi saudara-saudara kita penyandang disabilitas. Melalui bantuan kaki palsu dan sepatu AFO ini, kami berharap para penerima manfaat dapat kembali bergerak lebih leluasa, mandiri, dan produktif dalam menjalankan aktivitas sehari-hari," ujarnya. Menurut Taufiq, kolaborasi bersama APDL Jawa Barat menjadi bagian penting dalam memastikan setiap alat bantu yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan penerima, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal. BAZNAS Kabupaten Sukabumi terus berkomitmen memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, melalui sinergi dengan berbagai mitra. Program ini menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang profesional mampu menghadirkan manfaat nyata serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang membutuhkan.
BERITA03/08/2026 | BAZNAS Kabupaten Sukabumi
Dari Zakat ASN Menjadi Senyum Warga, BAZNAS Salurkan Bantuan RTLH dan 50 Paket Sembako di Milangkala Kecamatan Cibitung
Dari Zakat ASN Menjadi Senyum Warga, BAZNAS Salurkan Bantuan RTLH dan 50 Paket Sembako di Milangkala Kecamatan Cibitung
Sukabumi – Peringatan Milangkala Kecamatan Cibitung tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang silaturahmi dan kebersamaan, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan bagi masyarakat melalui penyaluran berbagai bantuan sosial. Pada kegiatan yang digelar di Kecamatan Cibitung, Rabu (29/7/2026), BAZNAS Provinsi Jawa Barat dan BAZNAS Kabupaten Sukabumi menyalurkan bantuan bagi masyarakat sebagai wujud pemanfaatan dana zakat aparatur sipil negara (ASN) yang dikelola secara amanah dan tepat sasaran. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Sukabumi, para kepala perangkat daerah, Camat Cibitung, Ketua BAZNAS Kabupaten Sukabumi, serta unsur Forkopimcam dan tokoh masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, BAZNAS Provinsi Jawa Barat menyerahkan bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), sementara BAZNAS Kabupaten Sukabumi menyalurkan 50 paket sembako dan bantuan di bidang keagamaan kepada masyarakat. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Sukabumi bersama Ketua BAZNAS Kabupaten Sukabumi kepada para penerima manfaat. Ketua BAZNAS Kabupaten Sukabumi, Dr. H. Unang Sudarma, S.H., M.Si., mengatakan bahwa setiap bantuan yang disalurkan merupakan amanah dari para muzaki, khususnya zakat ASN yang dikelola BAZNAS untuk dikembalikan kepada masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program kemaslahatan. "Momentum Milangkala ini menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak hanya diwujudkan melalui infrastruktur, tetapi juga melalui kepedulian sosial. Dana zakat yang dititipkan para ASN dapat menghadirkan manfaat nyata, mulai dari membantu perbaikan rumah warga hingga memenuhi kebutuhan pokok masyarakat. Semoga semakin banyak pihak yang mempercayakan zakatnya melalui BAZNAS agar semakin luas manfaat yang dapat dirasakan masyarakat," ujarnya. Penyaluran bantuan tersebut menjadi bukti bahwa zakat memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Melalui sinergi antara BAZNAS Provinsi Jawa Barat dan BAZNAS Kabupaten Sukabumi, berbagai program sosial terus dihadirkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah. Suasana Milangkala Kecamatan Cibitung pun berlangsung semarak. Selain menjadi ajang mempererat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat, kegiatan tersebut juga menghadirkan kebahagiaan bagi para penerima manfaat yang memperoleh bantuan secara langsung. BAZNAS Kabupaten Sukabumi berkomitmen untuk terus mengoptimalkan pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah secara profesional, transparan, dan akuntabel. Dengan dukungan para muzaki, berbagai program sosial, kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan keagamaan diharapkan terus memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi.
BERITA31/07/2026 | BAZNAS Kabupaten Sukabumi
Jembatan Penghubung Sukajadi–Karangmekar Resmi Dibuka, Kolaborasi BAZNAS, Alfamart dan Yayasan Sehati Permudah Akses Ribuan Warga
Jembatan Penghubung Sukajadi–Karangmekar Resmi Dibuka, Kolaborasi BAZNAS, Alfamart dan Yayasan Sehati Permudah Akses Ribuan Warga
Sukabumi, 29 Juli 2026 – Penantian masyarakat akan akses penyeberangan yang aman akhirnya terwujud. Jembatan penghubung antara Desa Sukajadi dan Desa Karangmekar, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Sukabumi, resmi diresmikan pada Rabu (29/7/2026) pukul 15.30 WIB. Pembangunan jembatan tersebut merupakan hasil kolaborasi BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Sukabumi, Alfamart, dan Yayasan Sehati, sebagai bentuk sinergi dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Peresmian dilakukan secara simbolis melalui pengguntingan pita oleh Bupati Sukabumi, Drs. Asep Japar, M.M., didampingi Direktur Pengumpulan Perorangan BAZNAS RI H. Fitriansyah Agus Setiawan, S.Sos., M.I.Kom., CFRM., Regional Manager Corporate Communication Alfamart Firly Firliandi, Ketua BAZNAS Kabupaten Sukabumi Dr. H. Unang Sudarma, S.H., M.Si., serta Ketua Yayasan Sehati Andri Kurniawan. Usai peresmian, seluruh tamu undangan meninjau langsung kondisi jembatan yang dibangun dengan konstruksi kokoh dan mampu dilalui kendaraan roda dua. Jembatan tersebut menjadi solusi atas persoalan yang selama bertahun-tahun dihadapi masyarakat. Sebelum jembatan dibangun, warga harus menempuh jalur memutar atau menyeberangi Sungai Cadas Malang yang dikenal curam dan berbahaya. Kondisi tersebut kerap memicu kecelakaan, terutama saat musim hujan ketika debit air meningkat. Kini, akses antarwilayah menjadi lebih dekat, aman, dan nyaman. Senyum bahagia terlihat dari wajah warga, termasuk anak-anak, yang kini dapat beraktivitas tanpa harus mempertaruhkan keselamatan saat menyeberangi sungai. Dalam sambutannya, Bupati Sukabumi Drs. Asep Japar, M.M. mengapresiasi kolaborasi seluruh pihak yang telah menghadirkan infrastruktur bermanfaat bagi masyarakat. Menurutnya, pembangunan jembatan ini menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah, lembaga filantropi, dunia usaha, dan organisasi sosial mampu memberikan solusi nyata terhadap kebutuhan masyarakat. Ketua BAZNAS Kabupaten Sukabumi Dr. H. Unang Sudarma, S.H., M.Si. menyampaikan bahwa kerja sama seperti ini diharapkan terus berkembang. Ia menegaskan Kabupaten Sukabumi terbuka terhadap berbagai bentuk kolaborasi yang berorientasi pada kemaslahatan umat dan percepatan pembangunan sosial. "Semakin banyak pihak yang berkolaborasi, semakin banyak pula masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya. Kami berharap sinergi seperti ini terus diperkuat untuk menghadirkan lebih banyak program pemberdayaan di Kabupaten Sukabumi," ujarnya. Regional Manager Corporate Communication Alfamart Firly Firliandi menjelaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut berasal dari dana donasi receh kembalian belanja konsumen yang dihimpun melalui gerai-gerai Alfamart di berbagai daerah. "Sering kali donasi receh dipandang sebelah mata, bahkan tidak jarang muncul anggapan negatif mengenai pengelolaannya. Hari ini kami ingin menunjukkan bahwa setiap rupiah yang dipercayakan oleh konsumen benar-benar kembali kepada masyarakat dalam bentuk program yang memberikan manfaat nyata," katanya. Sementara itu, Ketua Yayasan Sehati Andri Kurniawan mengatakan bahwa pembangunan jembatan merupakan bagian dari gerakan sosial yang harus dijalankan dengan cepat, tepat sasaran, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat. "Kita harus bergerak cepat menangkap peluang-peluang kebaikan agar semakin banyak persoalan masyarakat yang dapat diselesaikan melalui semangat gotong royong dan kolaborasi," ungkapnya. Direktur Pengumpulan Perorangan BAZNAS RI H. Fitriansyah Agus Setiawan, S.Sos., M.I.Kom., CFRM. memberikan apresiasi terhadap Yayasan Sehati yang dinilainya konsisten bergerak dalam aksi-aksi sosial dan mampu menjadi mitra strategis BAZNAS. "Yayasan Sehati telah menunjukkan bahwa gerakan sosial dari daerah dapat memberikan dampak hingga tingkat nasional. Semangat bergerak cepat, peduli terhadap persoalan masyarakat, dan mampu membangun kolaborasi adalah modal besar dalam memperluas manfaat bagi umat," tuturnya. Dalam program ini, Alfamart berperan sebagai penghimpun donasi receh dari kembalian belanja konsumen. Dana tersebut kemudian disalurkan melalui BAZNAS sebagai mitra resmi pendistribusian dan pemberdayaan. Selanjutnya, BAZNAS menunjuk Yayasan Sehati sebagai pelaksana pembangunan jembatan hingga selesai dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Peresmian jembatan ini menjadi bukti bahwa donasi dengan nilai kecil sekalipun dapat berubah menjadi infrastruktur yang memberikan dampak besar. Kolaborasi antara masyarakat, dunia usaha, lembaga zakat, dan organisasi sosial telah menghadirkan akses yang lebih aman, memperpendek jarak tempuh warga, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat di Kecamatan Cimanggu.
BERITA30/07/2026 | BAZNAS Kabupaten Sukabumi
Warga Tak Lagi Bertaruh Nyawa Menyeberangi Sungai, Jembatan Penghubung Sukajadi–Karangmekar Resmi Dibuka
Warga Tak Lagi Bertaruh Nyawa Menyeberangi Sungai, Jembatan Penghubung Sukajadi–Karangmekar Resmi Dibuka
Sukabumi – Senyum bahagia terpancar dari wajah warga Desa Sukajadi dan Desa Karangmekar, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Sukabumi, saat jembatan penghubung antar desa resmi diresmikan pada Rabu (29/7/2026). Infrastruktur yang telah lama dinantikan masyarakat itu kini menjadi akses baru yang lebih aman, nyaman, dan mempersingkat perjalanan warga. Peresmian dilakukan oleh Bupati Sukabumi, Drs. Asep Japar, M.M., bersama Direktur Pengumpulan Perorangan BAZNAS RI H. Fitriansyah Agus Setiawan, S.Sos., M.I.Kom., CFRM., Regional Manager Corporate Communication Alfamart Firly Firliandi, Ketua BAZNAS Kabupaten Sukabumi Dr. H. Unang Sudarma, S.H., M.Si., serta Ketua Yayasan Sehati Andri Kurniawan. Sebelum jembatan dibangun, masyarakat harus menempuh jalur memutar atau menyeberangi Sungai Cadas Malang yang memiliki medan curam dan berisiko tinggi. Tidak sedikit warga yang mengalami kecelakaan saat melintasi jalur tersebut, terutama ketika musim hujan. Kini, kondisi itu berubah. Jembatan dengan konstruksi yang kokoh dan mampu dilalui kendaraan roda dua menjadi penghubung baru yang memperlancar aktivitas masyarakat, mulai dari bekerja, berdagang, hingga anak-anak yang berangkat ke sekolah. Bupati Sukabumi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi membangun jembatan tersebut. Menurutnya, pembangunan infrastruktur berbasis kolaborasi menjadi bukti bahwa persoalan masyarakat dapat diselesaikan melalui sinergi berbagai pihak. Ketua BAZNAS Kabupaten Sukabumi, Dr. H. Unang Sudarma, berharap kerja sama seperti ini terus diperluas agar semakin banyak kebutuhan masyarakat yang dapat dipenuhi melalui program-program kemaslahatan. Program pembangunan jembatan ini merupakan hasil kolaborasi Alfamart sebagai penghimpun donasi receh dari kembalian belanja konsumen, BAZNAS sebagai pengelola program pendistribusian, serta Yayasan Sehati sebagai pelaksana pembangunan di lapangan. Bagi masyarakat, jembatan ini bukan sekadar bangunan penghubung. Kehadirannya menjadi simbol hadirnya kepedulian, memperpendek jarak, meningkatkan keselamatan, dan membuka harapan baru bagi aktivitas sosial maupun ekonomi warga di dua desa tersebut.
BERITA30/07/2026 | BAZNAS Kabupaten Sukabumi
Dari Uang Receh Menjadi Jembatan Harapan, Donasi Konsumen Alfamart Wujudkan Akses Aman bagi Warga Cimanggu
Dari Uang Receh Menjadi Jembatan Harapan, Donasi Konsumen Alfamart Wujudkan Akses Aman bagi Warga Cimanggu
Sukabumi – Siapa sangka uang receh yang kerap disisihkan pelanggan saat berbelanja mampu berubah menjadi jembatan yang menghubungkan dua desa. Hal itu kini dirasakan langsung oleh masyarakat Desa Sukajadi dan Desa Karangmekar, Kecamatan Cimanggu, setelah jembatan penghubung antar desa diresmikan pada Rabu (29/7/2026). Jembatan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Alfamart, BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Sukabumi, dan Yayasan Sehati. Peresmian dilakukan oleh Bupati Sukabumi Drs. Asep Japar, M.M. bersama jajaran pimpinan BAZNAS, Alfamart, dan Yayasan Sehati. Regional Manager Corporate Communication Alfamart, Firly Firliandi, mengatakan bahwa pembangunan jembatan ini menjadi bukti nyata bahwa donasi receh dari kembalian belanja konsumen dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Ia juga berharap masyarakat semakin yakin bahwa setiap donasi yang diberikan benar-benar disalurkan untuk program yang berdampak. Direktur Pengumpulan Perorangan BAZNAS RI, H. Fitriansyah Agus Setiawan, menilai keberhasilan pembangunan jembatan ini tidak lepas dari kuatnya kolaborasi antarlembaga. Ia memberikan apresiasi kepada Yayasan Sehati yang dinilai cepat merespons kebutuhan masyarakat dan mampu menghadirkan solusi melalui gerakan sosial yang berkelanjutan. Sebelum jembatan dibangun, warga harus melewati jalur yang memutar atau menyeberangi Sungai Cadas Malang dengan kondisi yang cukup berbahaya. Kini, akses tersebut telah berubah menjadi jembatan yang kokoh dan dapat dilalui kendaraan roda dua sehingga mobilitas masyarakat menjadi lebih aman. Ketua BAZNAS Kabupaten Sukabumi, Dr. H. Unang Sudarma, berharap kolaborasi seperti ini dapat terus berkembang agar semakin banyak kebutuhan masyarakat yang dapat dijawab melalui sinergi antara lembaga zakat, dunia usaha, pemerintah, dan organisasi sosial. Peresmian jembatan ditutup dengan peninjauan bersama oleh seluruh tamu undangan. Di tengah antusiasme masyarakat yang memadati lokasi, jembatan itu menjadi simbol bahwa kepedulian, sekecil apa pun bentuknya, mampu menghadirkan perubahan besar bagi kehidupan banyak orang.
BERITA30/07/2026 | BAZNAS Kabupaten Sukabumi
BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Sukabumi Kolaborasi Salurkan Bantuan Logistik bagi Korban Kebakaran Kampung Adat Ciptamulya
BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Sukabumi Kolaborasi Salurkan Bantuan Logistik bagi Korban Kebakaran Kampung Adat Ciptamulya
Sukabumi – BAZNAS RI bersama BAZNAS Kabupaten Sukabumi terus memperkuat upaya penanganan darurat bagi warga terdampak kebakaran di Kampung Adat Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok. Melalui kolaborasi tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), berbagai bantuan logistik didistribusikan kepada para penyintas pada Selasa (28/7/2026) sebagai bagian dari percepatan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat pasca kebakaran. Musibah kebakaran yang terjadi pada Sabtu (25/7/2026) menghanguskan 51 unit rumah dan berdampak kepada 52 kepala keluarga (KK) atau sekitar 160 jiwa. Sejak hari pertama kejadian, kebutuhan logistik menjadi prioritas untuk memastikan para penyintas tetap memperoleh dukungan selama berada di lokasi pengungsian. Dalam aksi kemanusiaan tersebut, tim gabungan BAZNAS Tanggap Bencana menyalurkan 165 paket makanan siap saji, 55 lembar selimut, 55 lembar tikar, 55 paket sembako, dan 55 paket hygiene kit. Bantuan diterima oleh petugas piket Posko Induk Logistik untuk selanjutnya didistribusikan kepada warga terdampak sesuai kebutuhan. Ketua BAZNAS Kabupaten Sukabumi, Dr. H. Unang Sudarma, S.H., M.Si., mengatakan bahwa sinergi antara BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Sukabumi menjadi wujud komitmen bersama dalam menghadirkan layanan kemanusiaan yang cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran. "Penanganan bencana membutuhkan kerja sama dan kecepatan. Alhamdulillah, kolaborasi antara BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Sukabumi dapat memastikan bantuan segera hadir di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Semoga bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar para penyintas selama masa tanggap darurat," ujarnya. Proses distribusi melibatkan lima personel BAZNAS Tanggap Bencana yang terdiri dari tiga personel BAZNAS RI, yaitu Taufik selaku Person In Charge (PIC), Kamto, dan Riyan, serta dua personel BAZNAS Kabupaten Sukabumi, Ahmad Khoir Avandi dan Ucup Hidayat. Distribusi bantuan didukung dua kendaraan operasional berupa satu unit Hilux Double Cabin dan satu unit Hilux Single Cabin untuk menjangkau lokasi terdampak. Selain menyalurkan bantuan logistik, BAZNAS juga telah menyusun rencana distribusi lanjutan pada 29–30 Juli 2026 berupa perlengkapan kebersihan dan peralatan makan. Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemulihan bertahap agar masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari setelah kehilangan tempat tinggal dan berbagai kebutuhan rumah tangga akibat kebakaran. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Sukabumi berharap proses penanganan pascabencana dapat berjalan secara optimal. Kehadiran BAZNAS di tengah masyarakat tidak hanya menghadirkan bantuan logistik, tetapi juga menjadi wujud kepedulian dan semangat gotong royong untuk membantu para penyintas bangkit serta menata kembali kehidupan mereka.
BERITA30/07/2026 | BAZNAS Kabupaten Sukabumi
Usai 51 Rumah Hangus Terbakar, BAZNAS Hadir Bantu Warga Bangkit dengan Perlengkapan Rumah Tangga
Usai 51 Rumah Hangus Terbakar, BAZNAS Hadir Bantu Warga Bangkit dengan Perlengkapan Rumah Tangga
Sukabumi – Sebanyak 52 kepala keluarga (KK) atau sekitar 160 jiwa yang terdampak kebakaran di Kampung Adat Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, mulai menerima bantuan perlengkapan rumah tangga dari BAZNAS Kabupaten Sukabumi, Rabu (29/7/2026). Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya pemulihan pascabencana setelah kebakaran yang terjadi pada Sabtu (25/7/2026) menghanguskan 51 unit rumah milik warga. Melalui BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), BAZNAS Kabupaten Sukabumi menyalurkan berbagai kebutuhan rumah tangga yang dinilai mendesak bagi para penyintas, meliputi 52 buah teko, 22 lusin gelas, 22 lusin piring, 52 buah sapu lidi, 52 buah ember, serta 22 lusin sendok. Bantuan tersebut bersumber dari donasi internal Komisioner dan Amil BAZNAS Kabupaten Sukabumi sebagai bentuk solidaritas terhadap masyarakat yang tengah menghadapi musibah. Ketua BAZNAS Kabupaten Sukabumi, Dr. H. Unang Sudarma, S.H., M.Si., mengatakan bahwa kehadiran BAZNAS merupakan bagian dari komitmen untuk memastikan masyarakat terdampak bencana memperoleh dukungan pada masa-masa pemulihan. "Musibah ini menjadi duka bagi kita semua. BAZNAS Kabupaten Sukabumi hadir untuk memastikan masyarakat yang terdampak tidak menghadapi masa sulit ini sendirian. Bantuan yang disalurkan mungkin belum mampu menggantikan seluruh kehilangan, namun kami berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus memberikan semangat bagi para penyintas untuk bangkit kembali," ujarnya. Pendistribusian bantuan dilakukan oleh personel BAZNAS Tanggap Bencana, Ahmad Khoir Avandi dan Ucup Hidayat, menggunakan satu unit kendaraan operasional Hilux Single Cabin. Bantuan diserahkan kepada posko penanganan bencana serta perwakilan warga terdampak untuk selanjutnya didistribusikan kepada keluarga yang membutuhkan. Peristiwa kebakaran yang melanda Kampung Adat Ciptamulya menyebabkan puluhan keluarga kehilangan tempat tinggal beserta berbagai perlengkapan rumah tangga. Karena itu, kebutuhan peralatan dasar menjadi salah satu prioritas yang harus segera dipenuhi agar masyarakat dapat mulai menata kembali kehidupan sehari-hari. BAZNAS Kabupaten Sukabumi terus berkomitmen menghadirkan layanan kemanusiaan yang responsif melalui program kebencanaan. Dukungan dari para komisioner, amil, muzaki, dan berbagai pihak menjadi wujud nyata semangat gotong royong dalam membantu masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Melalui bantuan tersebut, diharapkan proses pemulihan bagi warga Kampung Adat Ciptamulya dapat berjalan lebih cepat, sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas dengan lebih baik dan bangkit dari musibah yang dialami.
BERITA30/07/2026 | BAZNAS Kabupaten Sukabumi
Program Koordinator Wilayah
Program Koordinator Wilayah
Sukabumi, 3 Juli 2026 – Dalam rangka memperkuat tata kelola pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS), BAZNAS Kabupaten Sukabumi resmi melaksanakan Program Koordinator Wilayah Pengelolaan ZIS dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang dimulai sejak 22 Juni 2026. Program ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas, profesionalisme, serta efektivitas pengelolaan UPZ di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi. Melalui program ini, Koordinator Wilayah menjalankan berbagai tahapan pembinaan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), mulai dari sosialisasi tugas dan fungsi UPZ, edukasi mengenai tata kelola ZIS yang amanah dan akuntabel, kunjungan rutin ke UPZ, pendampingan dalam pelaksanaan program, hingga memberikan arahan mengenai sistem pelaporan dan evaluasi potensi penghimpunan zakat di masing-masing wilayah. Pelaksanaan pembinaan dilakukan secara langsung di lapangan dengan pendekatan konsultatif dan kolaboratif. Setiap UPZ diberikan ruang untuk menyampaikan kondisi, tantangan, serta potensi yang dimiliki sehingga BAZNAS Kabupaten Sukabumi dapat memberikan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing wilayah. Program Koordinator Wilayah juga menjadi sarana untuk mempererat sinergi antara BAZNAS Kabupaten Sukabumi dengan seluruh UPZ, baik UPZ Kecamatan, UPZ Desa, UPZ KKM, UPZ SMA/SMK, maupun UPZ Puskesmas, sehingga tercipta keseragaman dalam pengelolaan ZIS sesuai regulasi dan ketentuan yang berlaku. Selain memberikan pembinaan administrasi dan tata kelola, Koordinator Wilayah turut melakukan pemetaan potensi zakat di setiap wilayah sebagai dasar penyusunan strategi penghimpunan yang lebih efektif. Hasil dari setiap kunjungan akan dilaporkan secara berkala melalui sistem pelaporan digital sebagai bagian dari proses monitoring dan evaluasi program. BAZNAS Kabupaten Sukabumi berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan yang berkelanjutan sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem pengelolaan zakat yang profesional, transparan, akuntabel, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan umat.
BERITA03/07/2026 | Admin BAZNAS Kabupaten Sukabumi
PERKEMBANGAN PEMBANGUNAN RUMAH SEHAT BAZNAS (RSB) BEBEZA KABUPATEN SUKABUMI
PERKEMBANGAN PEMBANGUNAN RUMAH SEHAT BAZNAS (RSB) BEBEZA KABUPATEN SUKABUMI
Pembangunan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) BEBEZA Kabupaten Sukabumi terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Berdasarkan kondisi lapangan hingga 2 Juli 2026, proses pembangunan kini telah memasuki tahap penyelesaian pekerjaan arsitektur dan finishing pada sejumlah bagian bangunan. Dibandingkan dengan kondisi sebelumnya, saat ini telah terlihat berbagai kemajuan, di antaranya pemasangan kusen dan jendela aluminium pada sebagian besar ruangan, penyelesaian plester dan acian dinding, serta pengecatan eksterior bangunan yang semakin memperlihatkan bentuk akhir gedung. Area fasad depan juga tampak lebih rapi dengan selesainya pemasangan elemen penunjang pada teras dan kanopi. Perkembangan tersebut menjadi indikator bahwa pembangunan RSB BEBEZA kembali berjalan menuju tahap akhir setelah sebelumnya sempat mengalami perlambatan. Proses penyelesaian saat ini difokuskan pada pekerjaan finishing interior, pemasangan utilitas gedung, serta penataan lingkungan sekitar sebelum nantinya memasuki tahapan pengadaan peralatan kesehatan dan persiapan operasional. Rumah Sehat BAZNAS BEBEZA dibangun sebagai fasilitas pelayanan kesehatan yang bertujuan memberikan akses layanan kesehatan yang mudah, berkualitas, dan terjangkau, khususnya bagi masyarakat kurang mampu dan para mustahik di Kabupaten Sukabumi. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu memperkuat program Sukabumi Sehat serta meningkatkan kualitas pelayanan sosial di bidang kesehatan. Dengan terus berlanjutnya pekerjaan pembangunan, seluruh pihak berharap proses penyelesaian dapat berlangsung sesuai rencana sehingga Rumah Sehat BAZNAS BEBEZA dapat segera difungsikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi. "Setiap tahapan pembangunan merupakan ikhtiar menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat, lebih mudah diakses, dan lebih bermanfaat bagi masyarakat. Semoga proses penyelesaian berjalan lancar dan Rumah Sehat BAZNAS BEBEZA segera hadir sebagai wujud pelayanan kemanusiaan untuk umat."
BERITA02/07/2026 | Admin BAZNAS Kabupaten Sukabumi
Sosialisasi Infak 2000 BAZNAS Kabupaten Sukabumi Kepada Desa - Desa di Kecamatan Nagrak
Sosialisasi Infak 2000 BAZNAS Kabupaten Sukabumi Kepada Desa - Desa di Kecamatan Nagrak
Pada hari Kamis, 11 Juni 2026, telah dilaksanakan kegiatan Sosialisasi ZIS Infak 2000 kepada Desa-Desa se-Kecamatan Nagrak yang bertempat di Nagrak Riverside Camp (NRC), Desa Balekambang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, mulai pukul 08.00 WIB sampai dengan selesai. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya memperkuat sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, tokoh agama, dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung optimalisasi penghimpunan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui Program Infak 2000. Hadir dalam kegiatan tersebut BAZNAS Kabupaten Sukabumi, Camat Nagrak, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Nagrak, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Nagrak, serta perwakilan desa-desa se-Kecamatan Nagrak. Dalam pemaparannya, narasumber menegaskan pentingnya keberlangsungan Program Infak 2000 di tengah masyarakat sebagai gerakan kepedulian sosial yang mudah dilaksanakan dan memberikan manfaat besar bagi kesejahteraan umat. Program ini mengajak setiap keluarga untuk berpartisipasi menyisihkan infak sebesar Rp2.000 secara rutin setiap bulan sesuai kemampuan dan keikhlasan masing-masing. Pelaksanaan Program Infak 2000 diharapkan dapat berjalan dengan baik dengan berpedoman pada tiga prinsip utama, yaitu:1. Berdasarkan Keikhlasan, di mana setiap partisipasi masyarakat dilakukan secara sukarela tanpa adanya unsur paksaan, sehingga nilai ibadah dan keberkahannya dapat terjaga. 2. Menggunakan Alat Transaksi atau Bukti Pembayaran ZIS, sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana. Namun demikian, bukti pembayaran ZIS dapat tidak diberikan apabila muzaki atau munfik tidak menghendakinya.3. Penyaluran Berdasarkan Peraturan BAZNAS RI, sehingga seluruh dana yang terkumpul dapat dikelola dan disalurkan sesuai ketentuan yang berlaku, tepat sasaran, transparan, serta memberikan manfaat yang optimal bagi mustahik. Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh desa di wilayah Kecamatan Nagrak dapat berperan aktif dalam mendukung dan mengimplementasikan Program Infak 2000 secara berkelanjutan. Dengan semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial, program ini diharapkan mampu menjadi salah satu instrumen pemberdayaan masyarakat serta membantu meringankan beban warga yang membutuhkan. Kegiatan berlangsung dengan lancar, penuh antusiasme, serta diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab mengenai mekanisme penghimpunan, administrasi, dan penyaluran dana ZIS sesuai ketentuan yang berlaku.
BERITA11/06/2026 | Admin BAZNAS Kabupaten Sukabumi
Laporan Kinerja BAZNAS Kabupaten Sukabumi Mei 2026
Laporan Kinerja BAZNAS Kabupaten Sukabumi Mei 2026
Alhamdulillahirabbil ‘alamin, berkat kepercayaan para muzakki, munfik, dan seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi, BAZNAS Kabupaten Sukabumi kembali mencatatkan kinerja penyaluran dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat selama periode Mei 2026. Pada bulan Mei 2026, total dana ZIS yang berhasil disalurkan mencapai Rp2.753.028.145 dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 1.564 orang yang tersebar melalui berbagai program unggulan BAZNAS Kabupaten Sukabumi. Berikut merupakan detail penyaluran BAZNAS Kabupaten Sukabumi :1. Sukabumi Sehat sebesar Rp337.575.000 dengan 456 penerima manfaat.2. Sukabumi Peduli sebesar Rp199.433.145 dengan 618 penerima manfaat.3. Sukabumi Sejahtera sebesar Rp49.650.000 dengan 33 penerima manfaat.4. Sukabumi Cerdas sebesar Rp35.150.000 dengan 23 penerima manfaat.5. Sukabumi Taqwa sebesar Rp 2.131.220.000 dengan 434 penerima manfaat. Dari sisi penghimpunan, tercatat sebanyak 6.321 muzakki dan 8.293 munfik telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS Kabupaten Sukabumi. Kepercayaan ini menjadi amanah besar yang terus dijaga dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme. Ketua dan seluruh jajaran BAZNAS Kabupaten Sukabumi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam gerakan kebaikan ini. "Jazakumullahu khairan katsiran kepada seluruh muzakki dan munfik yang telah menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS Kabupaten Sukabumi. Semoga Allah SWT melimpahkan keberkahan rezeki, kesehatan, serta kemudahan dalam setiap urusan, dan menjadikan setiap rupiah yang ditunaikan sebagai amal jariyah yang terus mengalir pahalanya." Sebagai upaya memudahkan masyarakat dalam menunaikan kewajiban dan ibadah sosial, BAZNAS Kabupaten Sukabumi mengajak seluruh umat Islam untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui rekening resmi: 1. BSI No. Rekening: 4321111107 Atas Nama: BAZNAS Kabupaten Sukabumi2. BRI No. Rekening: 018101000323303 Atas Nama: BAZ Kabupaten Sukabumi Mari terus bersama-sama menebarkan kebermanfaatan untuk sesama. Karena setiap zakat yang ditunaikan bukan hanya membersihkan harta, tetapi juga menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan. "Berbuat Baik Dengan Zakat, Menebar Manfaat untuk Umat." Alhamdulillah, dari umat, oleh umat, dan untuk kemaslahatan umat. Semoga BAZNAS Kabupaten Sukabumi senantiasa menjadi lembaga yang amanah, unggul, dan bermanfaat bagi masyarakat. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin.
BERITA11/06/2026 | Admin BAZNAS Kabupaten Sukabumi
Laporan Pengelolaan ZIS 2020 Sampai 2025
Laporan Pengelolaan ZIS 2020 Sampai 2025
Link Download Laporan : https://drive.google.com/file/d/1UX3pTIhmCRhqBbmubdqsn0ofzt8PfVlA/view?usp=sharing Selama masa jabatan pimpinan periode 2020–2025, BAZNAS Kabupaten Sukabumi telah menunjukkan kinerja yang positif dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS), baik dari sisi penghimpunan, pendistribusian, penguatan kelembagaan, maupun perluasan manfaat kepada masyarakat. Dari aspek penghimpunan dana ZIS, BAZNAS Kabupaten Sukabumi mencatat tren pertumbuhan yang cukup signifikan. Total penerimaan meningkat dari Rp17,72 miliar pada tahun 2020 menjadi Rp22,07 miliar pada tahun 2025, yang menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan masyarakat, optimalisasi peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta efektivitas strategi penghimpunan berbasis kelembagaan. Kontribusi terbesar berasal dari zakat maal melalui UPZ yang menjadi tulang punggung penghimpunan dana. Dalam aspek pendistribusian dan pendayagunaan, BAZNAS Kabupaten Sukabumi berhasil menyalurkan dana secara terarah kepada delapan asnaf dengan total penyaluran yang konsisten setiap tahunnya. Fokus utama penyaluran berada pada kelompok fakir miskin, fisabilillah, serta berbagai program kemanusiaan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Pendistribusian juga diwujudkan melalui lima program unggulan, yaitu Sukabumi Taqwa, Sukabumi Cerdas, Sukabumi Sehat, Sukabumi Sejahtera, dan Sukabumi Peduli, yang mencerminkan komitmen BAZNAS dalam membangun kesejahteraan masyarakat secara komprehensif. Dari sisi manfaat sosial, jumlah penerima manfaat mencapai puluhan ribu orang setiap tahun, dengan dominasi penerima manfaat pada bidang kemanusiaan, kesehatan, dan dakwah-advokasi. Hal ini menunjukkan bahwa dana ZIS telah berfungsi optimal sebagai instrumen pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas hidup masyarakat, serta penguatan nilai-nilai keagamaan di Kabupaten Sukabumi. Dalam penguatan kelembagaan, BAZNAS Kabupaten Sukabumi telah berhasil membangun jaringan UPZ yang luas di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi, meliputi OPD, kecamatan, desa, masjid, perguruan tinggi, perusahaan, hingga lembaga vertikal. Penguatan tata kelola juga didukung oleh pemanfaatan teknologi informasi, sistem pelaporan yang akuntabel, serta peningkatan kapasitas sumber daya amil. Meski demikian, masih terdapat beberapa tantangan yang perlu menjadi perhatian ke depan, di antaranya optimalisasi sosialisasi zakat maal kepada masyarakat umum, peningkatan kualitas dan kuantitas SDM amil, penguatan database mustahik berbasis teknologi, serta peningkatan integrasi sistem pengelolaan zakat dengan seluruh UPZ dan stakeholder terkait. Secara keseluruhan, periode 2020–2025 dapat disimpulkan sebagai masa konsolidasi dan penguatan kelembagaan BAZNAS Kabupaten Sukabumi menuju lembaga pengelola zakat yang semakin profesional, transparan, dan terpercaya. Berbagai capaian yang telah diraih menjadi fondasi kuat untuk mewujudkan visi “Menjadi Model Terbaik Lembaga Pengelola Zakat di Tingkat Nasional”, sekaligus memperkuat peran zakat sebagai instrumen strategis dalam pembangunan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sukabumi.
BERITA05/05/2026 | Admin BAZNAS Kabupaten Sukabumi
Perkuat Layanan Kesehatan, BAZNAS Didukung oleh AXA Insurance Indonesia Serahkan Ambulans bagi RSB Sukabumi
Perkuat Layanan Kesehatan, BAZNAS Didukung oleh AXA Insurance Indonesia Serahkan Ambulans bagi RSB Sukabumi
Sukabumi, 10 Desember 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sukabumi menerima penyaluran dana tabarru AXA Insurance Indonesia (AXA Insurance) berupa satu unit ambulans dan satu paket dental unit untuk memperkuat fasilitas layanan kesehatan di Rumah Sehat BAZNAS (RSB) Sukabumi. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Pendopo Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (10/12/2025). Acara tersebut turut dihadiri Direktur Pendayagunaan dan Layanan UPZ dan CSR BAZNAS RI, Eka Budhi Sulistyo, Ketua BAZNAS Kabupaten Sukabumi, DR. KH. Unang Sudarma, SH., M.Si., Chief Retail Officer AXA Insurance Indonesia, Niken Saraswati, Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, S.E., serta Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Sukabumi, H. Usep, bersama jajarannya. Direktur Pendayagunaan dan Layanan UPZ dan CSR BAZNAS RI, Eka Budhi Sulistyo, menyampaikan, apresiasi atas dukungan AXA Insurance yang dinilai dapat memberikan dampak langsung terhadap peningkatan fasilitas kesehatan di daerah Sukabumi, Jawa Barat. "Program ini merupakan wujud komitmen bersama untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang memadai, layak, dan nyaman bagi masyarakat di wilayah Sukabumi. Bantuan ini tidak hanya menambah fasilitas, tetapi juga memperkuat kesiapsiagaan layanan kesehatan di wilayah rawan bencana di Jawa Barat, khususnya di Sukabumi,” katanya. Menurutnya, kebutuhan sarana kesehatan terus meningkat, apalagi di tengah tingginya risiko bencana yang melanda berbagai daerah di Indonesia, termasuk Jawa Barat beberapa waktu terakhir. “Penambahan mobil ambulans ini kami harapkan dapat meningkatkan kecepatan dan efisiensi layanan kegawatdaruratan bagi masyarakat Sukabumi, terutama saat terjadi bencana,” ujarnya. Sementara itu, lanjut Eka, bantuan satu paket dental unit akan memperkuat layanan kesehatan gigi di RSB Sukabumi. "Fasilitas ini nantinya digunakan untuk meningkatkan kualitas pemeriksaan, perawatan, dan penanganan keluhan gigi, khususnya bagi masyarakat yang mendapatkan layanan kesehatan gratis," ucapnya Senada dengan itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Sukabumi, DR. KH. Unang Sudarma, SH., M.Si., menyambut baik dukungan yang diberikan melalui kerja sama tersebut. Menurutnya, bantuan ini menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan sarana kesehatan yang memadai dan berkelanjutan. “Terima kasih kepada AXA Insurance yang telah menyalurkan dana tabarrunya melalui BAZNAS Kabupaten Sukabumi,” ujarnya. "Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan, terutama dalam memperluas akses layanan kesehatan di wilayah Sukabumi dan sekitarnya, sekaligus memperkuat peran BAZNAS dalam menjalankan program-program Kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan," ucapnya. Sementara itu, Chief Retail Officer AXA Insurance Indonesia, Niken Saraswati menegaskan bahwa penyaluran dana tabarru ini merupakan bentuk komitmen AXA Insurance untuk menyalurkan dana tabarru demi kepentingan dan kesejahteraan umat melalui sektor kesehatan. “Kesehatan adalah fondasi penting untuk kualitas hidup. Kolaborasi dengan BAZNAS menjadi langkah strategis agar tersalurkan tepat sasaran dan memberikan manfaat jangka panjang. Semoga inisiatif ini menginspirasi banyak pihak untuk berkontribusi dalam pembangunan layanan kesehatan di Indonesia. Karena kami percaya, masa depan tidak seharusnya menjadi sebuah risiko,” tuturnya.
BERITA10/12/2025 | Mulyana Yusuf
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Sukabumi.

Lihat Daftar Rekening →