WhatsApp Icon
BAZNAS Kabupaten Sukabumi Serahkan Kaki Palsu, Amanah Zakat Hadirkan Senyum dan Harapan Baru

 

Sukabumi, 11 Agustus 2026 – BAZNAS Kabupaten Sukabumi kembali merealisasikan bantuan kaki palsu bagi penerima manfaat yang sebelumnya telah menjalani proses pemeriksaan dan pengukuran. Penyerahan sekaligus pemasangan kaki palsu dilaksanakan di Gedung 1.000 BAZNAS Kabupaten Sukabumi, Selasa (11/8/2026), pukul 10.00 WIB.

Program tersebut merupakan kelanjutan dari proses pengukuran yang dilaksanakan pada 3 Agustus 2026 melalui kerja sama BAZNAS Kabupaten Sukabumi dengan Aliansi Perempuan Disabilitas dan Lansia (APDL) Jawa Barat. Pengukuran dilakukan untuk memastikan alat bantu yang diberikan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing penerima manfaat.

Dalam kegiatan tersebut, penerima manfaat didampingi keluarga dan mengikuti proses pemasangan alat bantu hingga dapat disesuaikan dengan kondisi fisik masing-masing. Kegiatan berlangsung lancar dan disambut dengan kebahagiaan oleh para penerima manfaat beserta keluarga.

Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Sukabumi, M. Kamaluddin, S.Th.I., M.Pd., menyampaikan bahwa program tersebut merupakan bentuk nyata dari upaya BAZNAS mengelola amanah zakat, infak, dan sedekah agar memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

"Amanah yang dititipkan melalui BAZNAS harus kembali kepada masyarakat dalam bentuk manfaat yang nyata. Hari ini kita melihat salah satu wujudnya. Semoga bantuan ini dapat membantu penerima manfaat bergerak lebih mandiri, meningkatkan kepercayaan diri, dan membuka kembali ruang untuk beraktivitas secara lebih produktif," ungkapnya.

Menurutnya, kebahagiaan penerima manfaat dan keluarga menjadi salah satu indikator penting bahwa program pendistribusian zakat tidak berhenti pada penyerahan bantuan, tetapi diarahkan untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat.

Para penerima manfaat dan keluarga juga menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Sukabumi serta para muzaki yang telah menitipkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Kepercayaan tersebut menjadi bagian penting dalam keberlangsungan berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan.

BAZNAS Kabupaten Sukabumi mengapresiasi dukungan APDL Jawa Barat dalam proses penyediaan kaki palsu dan alat bantu bagi penyandang disabilitas. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh akses terhadap alat bantu yang sesuai.

Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah secara profesional, tepat sasaran, dan berorientasi pada kemanfaatan. Setiap amanah yang dititipkan diharapkan dapat terus menghadirkan perubahan nyata dan membantu masyarakat menjalani kehidupan yang lebih mandiri.

 
11/08/2026 | Kontributor: BAZNAS Kabupaten Sukabumi
Kolaborasi BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Sukabumi Salurkan 96.000 Liter Air Bersih bagi 10.526 Warga Terdampak Kekeringan

 

Sukabumi, 2 Agustus 2026 – BAZNAS RI bersama BAZNAS Kabupaten Sukabumi terus memperkuat layanan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak kekeringan di Kabupaten Sukabumi. Sejak 29 Juli hingga 2 Agustus 2026, tim gabungan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) telah mendistribusikan 96.000 liter air bersih kepada 2.573 kepala keluarga (KK) atau sekitar 10.526 jiwa yang tersebar di delapan kecamatan.

Distribusi dilakukan di wilayah Nyalindung, Cicantayan, Cikembar, Cibadak, Gegerbitung, Cisaat, Bantargadung, dan Palabuhanratu. Bantuan diberikan sebagai respons terhadap kondisi kekeringan yang telah berlangsung sekitar tiga bulan akibat mengeringnya sumur warga dan terbatasnya sumber air bersih.

Ketua BAZNAS Kabupaten Sukabumi, Dr. H. Unang Sudarma, S.H., M.Si., mengatakan bahwa penyediaan air bersih merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam memberikan layanan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

"Kolaborasi menjadi kunci dalam mempercepat penanganan bencana. Sinergi BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Sukabumi memungkinkan distribusi air bersih menjangkau lebih banyak wilayah dan membantu masyarakat yang tengah menghadapi krisis air," ujarnya.

Selama pelaksanaan kegiatan, tim gabungan BAZNAS Tanggap Bencana mengerahkan personel dari BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Sukabumi, serta relawan dengan dukungan kendaraan operasional untuk mendistribusikan 12 tangki air, masing-masing berkapasitas 8.000 liter.

Distribusi akan terus dilanjutkan pada 3 Agustus 2026 ke sejumlah wilayah yang masih mengalami kekeringan, di antaranya Kecamatan Cicantayan, Bantargadung, dan Palabuhanratu.

Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, BAZNAS berharap kebutuhan dasar masyarakat dapat terus terpenuhi sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi dampak musim kemarau yang berkepanjangan.

03/08/2026 | Kontributor: BAZNAS Kabupaten Sukabumi
BAZNAS Kabupaten Sukabumi dan APDL Jawa Barat Fasilitasi Pengukuran Kaki Palsu dan Sepatu AFO bagi Penyandang Disabilitas

 

Sukabumi, 3 Agustus 2026 – BAZNAS Kabupaten Sukabumi bekerja sama dengan Aliansi Perempuan Disabilitas dan Lansia (APDL) Jawa Barat melaksanakan pemeriksaan dan pengukuran kaki palsu serta sepatu Ankle Foot Orthosis (AFO) bagi sembilan calon penerima manfaat di Gedung 1.000 BAZNAS Kabupaten Sukabumi, Senin (3/8/2026).

Kegiatan ini merupakan tahapan awal sebelum proses pembuatan alat bantu yang disesuaikan dengan kondisi fisik masing-masing penerima. Sebanyak lima penerima menjalani pengukuran kaki palsu bawah lutut, dua penerima untuk kaki palsu atas lutut, serta dua anak menjalani pengukuran sepatu AFO.

Proses pemeriksaan dilakukan oleh tim APDL Jawa Barat dengan didampingi Kepala Divisi Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Sukabumi guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai kebutuhan penerima manfaat.

Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Sukabumi Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, M. Taufiq, S.E., M.Pd., menyampaikan bahwa program tersebut merupakan salah satu wujud nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya penyandang disabilitas.

"Kami meyakini bahwa zakat tidak hanya berfungsi sebagai bantuan sosial, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan. Melalui program ini, kami ingin membantu para penyandang disabilitas memperoleh kembali mobilitas, rasa percaya diri, dan kesempatan untuk beraktivitas secara lebih mandiri. Inilah salah satu bentuk nyata manfaat zakat yang dirasakan langsung oleh masyarakat," kata Taufiq.

BAZNAS Kabupaten Sukabumi mengapresiasi kemitraan bersama APDL Jawa Barat yang selama ini konsisten mendukung penyediaan kaki palsu dan sepatu AFO bagi masyarakat yang membutuhkan. Sinergi tersebut diharapkan dapat terus diperkuat agar semakin banyak penyandang disabilitas memperoleh akses terhadap layanan kesehatan dan alat bantu yang layak.

Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Kabupaten Sukabumi berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pendistribusian dan pendayagunaan zakat yang tepat sasaran, berkelanjutan, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.

03/08/2026 | Kontributor: BAZNAS Kabupaten Sukabumi
Kolaborasi BAZNAS, Alfamart, dan Yayasan Sehati Hadirkan Jembatan Penghubung Antar Desa di Cimanggu

 

Sukabumi – Kolaborasi antara lembaga filantropi, dunia usaha, dan organisasi sosial kembali menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui sinergi BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Sukabumi, Alfamart, dan Yayasan Sehati, jembatan penghubung Desa Sukajadi dan Desa Karangmekar, Kecamatan Cimanggu, resmi diresmikan pada Rabu (29/7/2026).

Peresmian dilakukan secara simbolis oleh Bupati Sukabumi Drs. Asep Japar, M.M., bersama Direktur Pengumpulan Perorangan BAZNAS RI H. Fitriansyah Agus Setiawan, S.Sos., M.I.Kom., CFRM., Regional Manager Corporate Communication Alfamart Firly Firliandi, Ketua BAZNAS Kabupaten Sukabumi Dr. H. Unang Sudarma, S.H., M.Si., serta Ketua Yayasan Sehati Andri Kurniawan.

Dalam program ini, Alfamart berperan menghimpun donasi receh dari kembalian belanja konsumen. Dana tersebut kemudian dikelola BAZNAS sebagai mitra pendistribusian dan pemberdayaan, sementara Yayasan Sehati dipercaya sebagai pelaksana pembangunan jembatan.

Ketua BAZNAS Kabupaten Sukabumi menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu solusi dalam mempercepat pembangunan sosial. Menurutnya, Kabupaten Sukabumi terbuka terhadap berbagai bentuk kerja sama yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Regional Manager Corporate Communication Alfamart, Firly Firliandi, menegaskan bahwa donasi receh yang diberikan konsumen memiliki manfaat besar ketika dikelola secara akuntabel dan tepat sasaran. Ia berharap keberhasilan pembangunan jembatan ini menjadi bukti bahwa partisipasi kecil dari masyarakat mampu menghasilkan dampak besar.

Direktur Pengumpulan Perorangan BAZNAS RI, H. Fitriansyah Agus Setiawan, turut mengapresiasi Yayasan Sehati yang dinilai konsisten menghadirkan aksi sosial yang berdampak luas. Menurutnya, gerakan sosial yang tumbuh dari daerah mampu menjadi inspirasi bagi daerah lain ketika dijalankan secara profesional dan kolaboratif.

Jembatan yang telah selesai dibangun kini memberikan akses yang lebih aman bagi masyarakat. Warga tidak lagi harus melewati jalur ekstrem di kawasan Cadas Malang, sehingga mobilitas sehari-hari menjadi lebih mudah, cepat, dan nyaman.

30/07/2026 | Kontributor: BAZNAS Kabupaten Sukabumi

Press Release Terbaru

BAZNAS Kabupaten Sukabumi Serahkan Kaki Palsu, Amanah Zakat Hadirkan Senyum dan Harapan Baru
BAZNAS Kabupaten Sukabumi Serahkan Kaki Palsu, Amanah Zakat Hadirkan Senyum dan Harapan Baru
Sukabumi, 11 Agustus 2026 – BAZNAS Kabupaten Sukabumi kembali merealisasikan bantuan kaki palsu bagi penerima manfaat yang sebelumnya telah menjalani proses pemeriksaan dan pengukuran. Penyerahan sekaligus pemasangan kaki palsu dilaksanakan di Gedung 1.000 BAZNAS Kabupaten Sukabumi, Selasa (11/8/2026), pukul 10.00 WIB. Program tersebut merupakan kelanjutan dari proses pengukuran yang dilaksanakan pada 3 Agustus 2026 melalui kerja sama BAZNAS Kabupaten Sukabumi dengan Aliansi Perempuan Disabilitas dan Lansia (APDL) Jawa Barat. Pengukuran dilakukan untuk memastikan alat bantu yang diberikan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing penerima manfaat. Dalam kegiatan tersebut, penerima manfaat didampingi keluarga dan mengikuti proses pemasangan alat bantu hingga dapat disesuaikan dengan kondisi fisik masing-masing. Kegiatan berlangsung lancar dan disambut dengan kebahagiaan oleh para penerima manfaat beserta keluarga. Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Sukabumi, M. Kamaluddin, S.Th.I., M.Pd., menyampaikan bahwa program tersebut merupakan bentuk nyata dari upaya BAZNAS mengelola amanah zakat, infak, dan sedekah agar memberikan dampak langsung bagi masyarakat. "Amanah yang dititipkan melalui BAZNAS harus kembali kepada masyarakat dalam bentuk manfaat yang nyata. Hari ini kita melihat salah satu wujudnya. Semoga bantuan ini dapat membantu penerima manfaat bergerak lebih mandiri, meningkatkan kepercayaan diri, dan membuka kembali ruang untuk beraktivitas secara lebih produktif," ungkapnya. Menurutnya, kebahagiaan penerima manfaat dan keluarga menjadi salah satu indikator penting bahwa program pendistribusian zakat tidak berhenti pada penyerahan bantuan, tetapi diarahkan untuk menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Para penerima manfaat dan keluarga juga menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Sukabumi serta para muzaki yang telah menitipkan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Kepercayaan tersebut menjadi bagian penting dalam keberlangsungan berbagai program pendistribusian dan pendayagunaan. BAZNAS Kabupaten Sukabumi mengapresiasi dukungan APDL Jawa Barat dalam proses penyediaan kaki palsu dan alat bantu bagi penyandang disabilitas. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga semakin banyak masyarakat yang membutuhkan dapat memperoleh akses terhadap alat bantu yang sesuai. Melalui program ini, BAZNAS Kabupaten Sukabumi menegaskan komitmennya untuk mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah secara profesional, tepat sasaran, dan berorientasi pada kemanfaatan. Setiap amanah yang dititipkan diharapkan dapat terus menghadirkan perubahan nyata dan membantu masyarakat menjalani kehidupan yang lebih mandiri.
PRESS_RELEASE11/08/2026 | BAZNAS Kabupaten Sukabumi
Kolaborasi BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Sukabumi Salurkan 96.000 Liter Air Bersih bagi 10.526 Warga Terdampak Kekeringan
Kolaborasi BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Sukabumi Salurkan 96.000 Liter Air Bersih bagi 10.526 Warga Terdampak Kekeringan
Sukabumi, 2 Agustus 2026 – BAZNAS RI bersama BAZNAS Kabupaten Sukabumi terus memperkuat layanan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak kekeringan di Kabupaten Sukabumi. Sejak 29 Juli hingga 2 Agustus 2026, tim gabungan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) telah mendistribusikan 96.000 liter air bersih kepada 2.573 kepala keluarga (KK) atau sekitar 10.526 jiwa yang tersebar di delapan kecamatan. Distribusi dilakukan di wilayah Nyalindung, Cicantayan, Cikembar, Cibadak, Gegerbitung, Cisaat, Bantargadung, dan Palabuhanratu. Bantuan diberikan sebagai respons terhadap kondisi kekeringan yang telah berlangsung sekitar tiga bulan akibat mengeringnya sumur warga dan terbatasnya sumber air bersih. Ketua BAZNAS Kabupaten Sukabumi, Dr. H. Unang Sudarma, S.H., M.Si., mengatakan bahwa penyediaan air bersih merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam memberikan layanan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak bencana. "Kolaborasi menjadi kunci dalam mempercepat penanganan bencana. Sinergi BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Sukabumi memungkinkan distribusi air bersih menjangkau lebih banyak wilayah dan membantu masyarakat yang tengah menghadapi krisis air," ujarnya. Selama pelaksanaan kegiatan, tim gabungan BAZNAS Tanggap Bencana mengerahkan personel dari BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Sukabumi, serta relawan dengan dukungan kendaraan operasional untuk mendistribusikan 12 tangki air, masing-masing berkapasitas 8.000 liter. Distribusi akan terus dilanjutkan pada 3 Agustus 2026 ke sejumlah wilayah yang masih mengalami kekeringan, di antaranya Kecamatan Cicantayan, Bantargadung, dan Palabuhanratu. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, BAZNAS berharap kebutuhan dasar masyarakat dapat terus terpenuhi sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat dalam menghadapi dampak musim kemarau yang berkepanjangan.
PRESS_RELEASE03/08/2026 | BAZNAS Kabupaten Sukabumi
BAZNAS Kabupaten Sukabumi dan APDL Jawa Barat Fasilitasi Pengukuran Kaki Palsu dan Sepatu AFO bagi Penyandang Disabilitas
BAZNAS Kabupaten Sukabumi dan APDL Jawa Barat Fasilitasi Pengukuran Kaki Palsu dan Sepatu AFO bagi Penyandang Disabilitas
Sukabumi, 3 Agustus 2026 – BAZNAS Kabupaten Sukabumi bekerja sama dengan Aliansi Perempuan Disabilitas dan Lansia (APDL) Jawa Barat melaksanakan pemeriksaan dan pengukuran kaki palsu serta sepatu Ankle Foot Orthosis (AFO) bagi sembilan calon penerima manfaat di Gedung 1.000 BAZNAS Kabupaten Sukabumi, Senin (3/8/2026). Kegiatan ini merupakan tahapan awal sebelum proses pembuatan alat bantu yang disesuaikan dengan kondisi fisik masing-masing penerima. Sebanyak lima penerima menjalani pengukuran kaki palsu bawah lutut, dua penerima untuk kaki palsu atas lutut, serta dua anak menjalani pengukuran sepatu AFO. Proses pemeriksaan dilakukan oleh tim APDL Jawa Barat dengan didampingi Kepala Divisi Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kabupaten Sukabumi guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai kebutuhan penerima manfaat. Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Sukabumi Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, M. Taufiq, S.E., M.Pd., menyampaikan bahwa program tersebut merupakan salah satu wujud nyata pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya penyandang disabilitas. "Kami meyakini bahwa zakat tidak hanya berfungsi sebagai bantuan sosial, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan. Melalui program ini, kami ingin membantu para penyandang disabilitas memperoleh kembali mobilitas, rasa percaya diri, dan kesempatan untuk beraktivitas secara lebih mandiri. Inilah salah satu bentuk nyata manfaat zakat yang dirasakan langsung oleh masyarakat," kata Taufiq. BAZNAS Kabupaten Sukabumi mengapresiasi kemitraan bersama APDL Jawa Barat yang selama ini konsisten mendukung penyediaan kaki palsu dan sepatu AFO bagi masyarakat yang membutuhkan. Sinergi tersebut diharapkan dapat terus diperkuat agar semakin banyak penyandang disabilitas memperoleh akses terhadap layanan kesehatan dan alat bantu yang layak. Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Kabupaten Sukabumi berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pendistribusian dan pendayagunaan zakat yang tepat sasaran, berkelanjutan, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
PRESS_RELEASE03/08/2026 | BAZNAS Kabupaten Sukabumi
Kolaborasi BAZNAS, Alfamart, dan Yayasan Sehati Hadirkan Jembatan Penghubung Antar Desa di Cimanggu
Kolaborasi BAZNAS, Alfamart, dan Yayasan Sehati Hadirkan Jembatan Penghubung Antar Desa di Cimanggu
Sukabumi – Kolaborasi antara lembaga filantropi, dunia usaha, dan organisasi sosial kembali menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat. Melalui sinergi BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Sukabumi, Alfamart, dan Yayasan Sehati, jembatan penghubung Desa Sukajadi dan Desa Karangmekar, Kecamatan Cimanggu, resmi diresmikan pada Rabu (29/7/2026). Peresmian dilakukan secara simbolis oleh Bupati Sukabumi Drs. Asep Japar, M.M., bersama Direktur Pengumpulan Perorangan BAZNAS RI H. Fitriansyah Agus Setiawan, S.Sos., M.I.Kom., CFRM., Regional Manager Corporate Communication Alfamart Firly Firliandi, Ketua BAZNAS Kabupaten Sukabumi Dr. H. Unang Sudarma, S.H., M.Si., serta Ketua Yayasan Sehati Andri Kurniawan. Dalam program ini, Alfamart berperan menghimpun donasi receh dari kembalian belanja konsumen. Dana tersebut kemudian dikelola BAZNAS sebagai mitra pendistribusian dan pemberdayaan, sementara Yayasan Sehati dipercaya sebagai pelaksana pembangunan jembatan. Ketua BAZNAS Kabupaten Sukabumi menyampaikan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu solusi dalam mempercepat pembangunan sosial. Menurutnya, Kabupaten Sukabumi terbuka terhadap berbagai bentuk kerja sama yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Regional Manager Corporate Communication Alfamart, Firly Firliandi, menegaskan bahwa donasi receh yang diberikan konsumen memiliki manfaat besar ketika dikelola secara akuntabel dan tepat sasaran. Ia berharap keberhasilan pembangunan jembatan ini menjadi bukti bahwa partisipasi kecil dari masyarakat mampu menghasilkan dampak besar. Direktur Pengumpulan Perorangan BAZNAS RI, H. Fitriansyah Agus Setiawan, turut mengapresiasi Yayasan Sehati yang dinilai konsisten menghadirkan aksi sosial yang berdampak luas. Menurutnya, gerakan sosial yang tumbuh dari daerah mampu menjadi inspirasi bagi daerah lain ketika dijalankan secara profesional dan kolaboratif. Jembatan yang telah selesai dibangun kini memberikan akses yang lebih aman bagi masyarakat. Warga tidak lagi harus melewati jalur ekstrem di kawasan Cadas Malang, sehingga mobilitas sehari-hari menjadi lebih mudah, cepat, dan nyaman.
PRESS_RELEASE30/07/2026 | BAZNAS Kabupaten Sukabumi
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Sukabumi.

Lihat Daftar Rekening →