Berita Terkini
Ribuan Peserta Ngalongok Dulur Singgah di Jampangkulon, BAZNAS Bagikan Bantuan untuk Warga
JAMPANGKULON — Suasana Alun-Alun Jampangkulon terasa berbeda pada Sabtu (19/9/2026). Ribuan peserta Ngalongok Dulur di Lembur dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156 memadati kawasan tersebut. Di tengah kemeriahan itu, BAZNAS Kabupaten Sukabumi menghadirkan aksi sosial melalui penyaluran bantuan bagi masyarakat.
Rombongan yang terdiri dari Bupati Sukabumi, Wakil Bupati, Forkopimda, para kepala perangkat daerah dan masyarakat tersebut menjadikan Alun-Alun Jampangkulon sebagai salah satu titik persinggahan dalam perjalanan menyusuri wilayah selatan Kabupaten Sukabumi.
Di titik ini, BAZNAS Kabupaten Sukabumi turut menyerahkan bantuan sosial berupa paket kebutuhan pokok dan dukungan air bersih sebagai bagian dari rangkaian kepedulian sosial memperingati Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156.
Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Sukabumi, H. M. Afrizal Adhi P., mengatakan kehadiran BAZNAS dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi untuk menghadirkan manfaat yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Momentum Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ini kami maknai sebagai kesempatan untuk memperkuat silaturahmi sekaligus berbagi. Ketika kita hadir bersama masyarakat, maka ada pesan bahwa pembangunan dan kemajuan daerah juga harus berjalan seiring dengan kepedulian sosial,” kata Afrizal.
Menurutnya, bantuan yang disalurkan BAZNAS bersumber dari amanah masyarakat yang ditunaikan melalui zakat, infak dan sedekah. Karena itu, setiap penyaluran diupayakan agar benar-benar memberikan manfaat bagi penerima.
Dalam rangkaian Ngalongok Dulur di Lembur, BAZNAS Kabupaten Sukabumi menyiapkan bantuan sosial di sejumlah titik perjalanan. Secara keseluruhan, sebanyak 500 paket bantuan disalurkan dalam kegiatan tersebut, disertai dukungan air bersih bagi masyarakat di lokasi yang membutuhkan.
Kehadiran BAZNAS di Alun-Alun Jampangkulon pun menjadi bagian dari wajah lain perayaan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi. Di balik perjalanan ribuan peserta dan kemeriahan kegiatan, terdapat pesan tentang berbagi dan memperkuat kepedulian terhadap sesama.
“Harapannya, kebersamaan seperti ini terus tumbuh. Pemerintah, lembaga zakat, masyarakat dan seluruh unsur lainnya bisa bergerak bersama sehingga setiap momentum daerah tidak hanya menjadi perayaan, tetapi juga meninggalkan manfaat nyata,” ujar Afrizal.
Dari Jampangkulon, perjalanan Ngalongok Dulur di Lembur kemudian berlanjut menuju titik berikutnya. Sementara bagi BAZNAS, perjalanan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar untuk terus mendekatkan amanah dana umat kepada masyarakat yang membutuhkan.
25/09/2026 | BAZNAS Kabupaten Sukabumi
Ngalongok Dulur di Lembur, BAZNAS Tebar 500 Paket Sembako di Sepanjang Jelajah Sukabumi
Sukabumi – Semarak Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156 tidak hanya berlangsung di pusat pemerintahan. Semangat menyapa dan berbagi dengan masyarakat turut hadir melalui kegiatan touring bertajuk “Ngalongok Dulur di Lembur”, yang menyusuri sejumlah wilayah Kabupaten Sukabumi dan dirangkaikan dengan aksi sosial bagi masyarakat.
Kegiatan yang diikuti Bupati Sukabumi, Wakil Bupati Sukabumi, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para kepala perangkat daerah, serta ribuan peserta tersebut mengambil titik keberangkatan dari Asrama Haji Cikembang. Rombongan kemudian bergerak menuju sejumlah titik pemberhentian, yakni Alun-Alun Jampang Tengah, Puncangbuluh Jampangkulon, Alun-Alun Jampangkulon, Pasar Surade, hingga Sekolah Dasar Ciracap.
Di setiap titik pemberhentian, kegiatan tidak hanya diisi dengan silaturahmi dan menyapa masyarakat. BAZNAS Kabupaten Sukabumi turut menghadirkan kepedulian sosial melalui distribusi bantuan air bersih dan paket sembako kepada masyarakat.
Secara keseluruhan, sebanyak 500 paket sembako disalurkan BAZNAS Kabupaten Sukabumi dalam rangkaian kegiatan tersebut. Bantuan diberikan sebagai bagian dari upaya menghadirkan manfaat zakat, infak, dan sedekah secara langsung di tengah masyarakat.
Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Sukabumi, H. M. Afrizal Adhi P., hadir mewakili BAZNAS Kabupaten Sukabumi bersama jajaran kepala divisi dan staf.
Menurut Afrizal, momentum Hari Jadi Kabupaten Sukabumi menjadi kesempatan penting untuk memperkuat kedekatan antara pemerintah, lembaga sosial, dan masyarakat. Semangat “Ngalongok Dulur di Lembur”, menurutnya, tidak berhenti pada perjalanan mengunjungi sejumlah wilayah, tetapi juga perlu diwujudkan melalui kepedulian dan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Ngalongok Dulur di Lembur ini memiliki makna yang sangat baik, yaitu bagaimana kita benar-benar hadir dan menyapa saudara-saudara kita di berbagai wilayah. BAZNAS ingin menjadikan momentum ini bukan hanya sebagai kegiatan silaturahmi, tetapi juga sebagai kesempatan untuk menghadirkan manfaat melalui zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan masyarakat kepada BAZNAS,” ujar Afrizal.
Ia menambahkan, penyaluran bantuan di berbagai titik merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk memastikan dana umat dapat kembali dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Ada 500 paket sembako yang kita distribusikan dalam rangkaian kegiatan ini. Mudah-mudahan bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi penerima. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada para muzaki dan masyarakat yang terus mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya kepada BAZNAS Kabupaten Sukabumi,” tambahnya.
Selain bantuan sembako, BAZNAS juga turut mendistribusikan air bersih sebagai bentuk respons terhadap kebutuhan masyarakat di sejumlah wilayah yang mengalami keterbatasan sumber air.
Kehadiran BAZNAS dalam rangkaian “Ngalongok Dulur di Lembur” sekaligus memperlihatkan bahwa peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi dapat menjadi momentum memperkuat gotong royong dan kepedulian sosial. Pemerintah, lembaga, dan masyarakat bergerak bersama menyambangi berbagai pelosok daerah sekaligus menghadirkan bantuan bagi warga.
Rangkaian touring berlangsung lancar dan mendapat sambutan antusias dari masyarakat di sepanjang perjalanan. Ribuan peserta bersama jajaran pemerintah daerah turut menyemarakkan kegiatan yang menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi ke-156 tersebut.
Bagi BAZNAS Kabupaten Sukabumi, perjalanan “Ngalongok Dulur di Lembur” bukan sekadar menyusuri jalan dan mengunjungi sejumlah wilayah, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar untuk memastikan amanah zakat, infak, dan sedekah hadir lebih dekat dengan masyarakat dan memberikan manfaat nyata bagi mereka yang membutuhkan.
23/09/2026 | BAZNAS Kabupaten Sukabumi
Dari Pengukuran Menuju Langkah Baru, BAZNAS Sukabumi Serahkan Kaki Palsu kepada Penerima Manfaat
Sukabumi – Senyum bahagia terpancar dari wajah para penerima manfaat saat menerima dan mencoba kaki palsu yang telah disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Setelah sebelumnya menjalani proses pengukuran, bantuan alat bantu tersebut akhirnya diserahkan dan dipasang di Gedung 1.000 BAZNAS Kabupaten Sukabumi, Senin (11/8/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut merupakan kelanjutan dari program bantuan kaki palsu dan sepatu Ankle Foot Orthosis (AFO) yang difasilitasi BAZNAS Kabupaten Sukabumi bersama Aliansi Perempuan Disabilitas dan Lansia (APDL) Jawa Barat.
Sebelumnya, pada 3 Agustus 2026, para calon penerima manfaat telah menjalani pemeriksaan dan pengukuran untuk memastikan alat bantu yang diberikan sesuai dengan kondisi fisik masing-masing. Tahapan tersebut kemudian dilanjutkan dengan penyerahan dan pemasangan kaki palsu kepada penerima manfaat.
Suasana haru dan bahagia terlihat selama proses pemasangan. Para penerima manfaat bersama keluarga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Sukabumi serta para muzaki yang telah mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya melalui BAZNAS.
Kepala Pelaksana BAZNAS Kabupaten Sukabumi, M. Kamaluddin, S.Th.I., M.Pd., mengatakan bahwa bantuan tersebut bukan sekadar pemberian alat bantu, tetapi merupakan bagian dari ikhtiar BAZNAS untuk menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Hari ini kita melihat secara langsung bagaimana amanah zakat, infak, dan sedekah dapat berubah menjadi sesuatu yang sangat berarti bagi kehidupan masyarakat. Kaki palsu ini bukan hanya alat bantu untuk bergerak, tetapi juga menjadi bagian dari ikhtiar untuk mengembalikan kemandirian, kepercayaan diri, dan semangat penerima manfaat dalam menjalani kehidupannya," ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para muzaki yang telah menitipkan amanahnya melalui BAZNAS Kabupaten Sukabumi serta kepada APDL Jawa Barat yang turut mendukung proses penyediaan alat bantu tersebut.
"Kami berterima kasih kepada seluruh muzaki dan mitra yang telah ikut menghadirkan kebahagiaan ini. Semoga apa yang diberikan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi penerima dan menjadi amal kebaikan bagi seluruh pihak yang terlibat," tambahnya.
Kegiatan penyerahan dan pemasangan berlangsung lancar. Setelah alat bantu terpasang, penerima manfaat dan keluarga tampak antusias melihat hasilnya. Momen tersebut menjadi pengingat bahwa di balik setiap zakat, infak, dan sedekah yang dititipkan melalui BAZNAS, terdapat harapan dan kehidupan masyarakat yang dapat terbantu.
BAZNAS Kabupaten Sukabumi berkomitmen untuk terus mengoptimalkan dana zakat, infak, dan sedekah melalui program pendistribusian dan pendayagunaan yang tepat sasaran, termasuk memberikan dukungan bagi penyandang disabilitas agar dapat menjalani kehidupan secara lebih mandiri dan produktif.
11/08/2026 | BAZNAS Kabupaten Sukabumi





