Sambutan Ketua

Ketua BAZNAS Kabupaten Sukabumi

Potensi zakat di Indonesia ternyata sangat besar, sebuah penelitian kerjasama antara BAZNAS dan Institut Pertanian Bogor ( IPB ) yang didasarkan pada PDB 2010, potensi zakat di Indonesia adalah Rp 217 Trilyun, jika diekstrapolasikan dengan mempertimbangkan pertumbuhan ekonomi Nasional tahun- tahun sesudahnya maka potensi tersebut pada tahun 2015 sudah mencapai Rp 286 Trilyun. Sementara Zakat, Infak dan Sedekah secara Nasional yang bisa dihimpun pada tahun 2015 baru sekitar Rp 4 Trilyun atau setara dibawah 1,4 % dari potensinya. Pertumbuhan penghimpunan Zakat, Infak dan Sedekah oleh Lembaga- lembaga Amil Zakat resmi yang dimiliki oleh pemerintah maupun yang diakui oleh pemerintah untuk periode 2012-2015 adalah lebih dari 41 % jauh melebihi rerata pertumbuhan ekonomi Nasional periode tersebut yang hanya 5,42%. Dasar inilah yang menjadikan pada periode 2016-2020 sebagai Kebangkitan Zakat Nasional.

BAZNAS Kabupaten Sukabumi dengan potensi sekitar Rp 1,4 Trilyun, pada tahun 2015 yang lalu baru dapat dihimpun sekitar Rp 14 Milyar yang berarti baru 1 % dari potensi yang ada, hal ini menjadikan ruang yang terbuka luas untuk gerakan dakwah zakat sebagaimana icon BAZNAS Kabupaten Sukabumi, “ Membangun Peradaban Zakat, Zakat membangun Peradaban,” yang sekarang masyarakat Kabupaten Sukabumi sudah merasakan manfaat akan kehadiran BAZNAS Kabupaten Sukabumi melalui program; Sukabumi Taqwa, Sukabumi Cerdas, Sukabumi Makmur, Sukabumi Peduli, dan Sukabumi Sejahtera. Beberapa program unggulan pentahsarufan dana ZIS di tahun 2016 diantaranya: 1. Bantuan BOP MDTA dan insentif guru MDTA, 2. Insentif Imam masjid di 381 Desa dan 5 Kelurahan, 3. Hak Sabilillah bagi 100 ulama Ponpes se-Kab. Sukabumi 4. Beasiswa bagi 50 orang mahasiswa 5. Insentif bagi 14.761 orang TKS/ Pegawai Honor dilingkungan PNS dan 6. Pembangunan Rumah Singgah Ashnaf Muallaf (RUHAMA) di Cikembar.

BAZNAS Kabupaten Sukabumi menjadikan bulan Ramadhan 1437 H sebagai momentum kebangkitan Zakat Nasional dengan target pencapaian pengumpulan ZIS di tahun 2016 sebesar Rp 44.765.000.000,-. Hal ini telah dipersiapkan sejak awal tahun dengan mengacu kepada UU No 23 Tahun 2011 dan PP No 14 Tahun 2014. Beberapa hal strategis dilakukan oleh BAZNAS dalam rangka mewujudkan kebangkitan zakat di Kab. Sukabumi : 1. Pelantikan dan Pengukuhan UPZ Tingkat Kecamatan yang kami sebut dengan istilah Perwakilan Layanan ZIS Kecamatan ( PLZK ), 2. Melaksanakan DIKLAT seluruh pengurus Perwakilan Layanan ZIS Tingkat Kecamatan se-Kabupaten Sukabumi dalam upaya meningkatkan Sumber Daya Insani Pengurus Perwakilan yang Kredibel, Amanah dan Kompeten, 3. Melakukan sosialisasi program di seluruh Perwakilan Layanan ZIS Kecamatan, sebagai ihtiar optimalisasi pengumpulan Zakat dari masyarakat dalam rangka mengejar target yang telah ditetapkan oleh BAZNAS Jawa Barat.

Sosialisasi pra Ramdhan yang dilaksanakan pada bulan Mei di seluruh Perwakilan Layanan ZIS tingkat Kecamatan, dalam rangka optimalisasi pengumpulan ZIS dari masyarakat yang dilaksanakan bekerjasama dengan Ulama dan Umaro Kabupaten Sukabumi dilakukan sebagai upaya membangun sinergitas dan strategi pengelolaan ZIS, mulai tingkat UPZ Masjid, Koordinator UPZ Desa dan Perwakilan Tingkat Kecamatan. Termasuk menyediakan dan memfasilitasi buku laporan untuk setiap UPZ Masjid, Koordinator UPZ Desa dan Perwakilan Layanan ZIS tingkat Kecamatan sebagai ihtiar menuju UPZ yang professional dalam hal administrasi dan pelaporan.

Dalam kesempatan itu, BAZNAS juga berupaya untuk membangun kesadaran para penggerak Zakat dan para aghnia yang hadir untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Zakat baik lahir maupun batin menyangkut seluruh aspek hidup dan kehidupan.

Maka dalam hal ini untuk mendukung gerakan Zakat Infaq dan sedekah dalam rangka membersihkan harta yang diperoleh, BAZNAS Kabupaten Sukabumi telah menyiapkan kotak-kotak ZIS yang disimpan di masing-masing rumah aghnia untuk mempermudah dalam pelaksanaannya. selanjutnya hasil pengumpulan zis tersebut dikelola secara syr’I dan dilaporkan oleh petugas khusus ke BAZNAS Kabupaten melalui PLZK masing-masing. Pada akhirnya kita hanya bisa merencanakan dan memohon kepada Allah agar Kabupaten sukabumi menjadi kabupaten yang Mubarokah.